Daftar Anggota
  • Berita
  • Ini Perlunya Melibatkan Arsitek dalam Merancang Bangunan Rumah
Ini Perlunya Melibatkan Arsitek dalam Merancang Bangunan Rumah
Ahli arsitek Gerrits Bonardo dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia

Ini Perlunya Melibatkan Arsitek dalam Merancang Bangunan Rumah

Kamis 19 Mei 2022 10:59 WIB

JAKARTA - Selama ini banyak anggapan menggunakan jasa arsitek untuk membangun rumah tinggal akan memakan biaya yang cukup besar.

Padahal, menggunakan jasa arsitek untuk mendesain rumah akan lebih mengefisienkan anggaran.

"Pakai arsitek jauh lebih murah ketimbang hanya bangun sambil jalan. Karena penggunaan dana lebih ter-manage. Keinginan dari pemilik rumah juga bisa tercapai," jelas arsitek Gerrits Bonardo dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia bertema "Tips Desain Bangunan Ideal ala Arsitek" di kanal YouTube Partai Perindo, Rabu (18/5/2022).

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dalam podcast tersebut juga dibahas secara gamblang terkait tips membangun rumah dan bocoran menggunakan jasa arsitek.

Menurut Gerrits Bonardo, saat ini cukup banyak aplikasi yang mempermudah seseorang merancang rumah lewat handphone.

Tetapi, pada dasarnya membangun rumah tidak sekadar membuat petak ruang, tetapi banyak hal yang mesti dihitung.

"Kalau kami arsitek, kami menghitung semua. Seperti jarak kamar tidur ke WC dan lainnya. Bagaimana pencahayaannya, layaknya tidaknya," jelas dia.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dengan penghitungan secara cermat sejak awal, justru akan mengefisienkan bujet. Berbeda jika bangun tanpa perencanaan, jika ada kesalahan akan double bujet.

"Kami bisa prediksi biaya bangunan yang akan dikeluarkan. Jangan pikiran artistik mahal. Kita ada aturannya dan asosiasinya. Biaya arsitek tidak lebih dari 10 persen dari nilai konstruksi," bebernya.

Dia juga memaparkan, syarat sebuah bangunan adalah tercapai tidaknya tujuan dari pemilik. Kemudian nyaman atau tidak ditinggali.

Baru unsur lainnya seperti pencahayaan, antisipasi kebakaran, dan lainnya. Jika tujuan pemilik tercapai, maka desain sebuah rumah dianggap berhasil.

SINDOnews.com