Jadi Kader Partai Perindo, Eks Ativis ICW Tama S Langkun Beri Pelatihan Juru Bicara ke Kader di Jabar
Selasa 31 Mei 2022 09:21 WIBBANDUNG -- Eks aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun kini jadi kader Partai Perindo. Dia mulai jalankan peran sebagai kader dengan beri pelatihan juru bicara.
Pelatihan juru bicara itu, kata Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Pemilu, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, sebagai bagian dari persiapan jelang Pemilu 2024.
"Baik itu Pemilu Legislatif DPR RI, DPRD Provinsi, kota kabupaten hingga persiapkan pilkada serentak hingga Pilpres 2024," ujar Ferry Kurnia, dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Sisa dua tahun jelang Pemilu 2024, kata dia, dimanfaatkan Partai Perindo untuk brainstorming kader di seluruh Indonesia. Partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu menargetkan raih suara terbanyak.
"Pelatihan juru bicara wilayah dan daerah di seluruh Indonesia merupakan strategi awal Partai Perindo untuk menyongsong kemenangan. Jabar sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia dipilih oleh DPP Partai Perindo sebagai provinsi pertama yang akan melaksanakan kegiatan pelatihan juru bicara daerah," katanya.
Tama S Langkun yang aktif lama di ICW sendiri ditunjuk Perindo untuk jadi pemberi materi pelatihan juru bicara partai.
Selain Tama S Langkun yang menjabat Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM sekaligus juru bicara nasional DPP Partai Perindo, juga menghadirkan narasumber lain. Yakni, praktisi media sosial Febrianto Setiawan.
Pelatihan juru bicara daerah Partai Perindo akan diikuti oleh 30 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Jabar.
Menurutnya, peran juru bicara merupakan bagian penting dari sebuah partai politik.
"Dengan semakin berkembangnya teknologi komunikasi, partai politik dituntut untuk meningkatkan cara berkomunikasi mereka agar masyarakat tidak lagi mendapat informasi yang salah serta meningkatkan pelayanan politik untuk masyarakat," kata dia.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Dia menjelaskan, seorang juru bicara partai di daerah, harus mengemukakan gagasan, program, dan penyampai pesan politik. Sehingga, informasi yang disampaikan tidak menimbulkan ke salah pahaman
Selain itu, juru bicara daerah akan bertugas mendengarkan aspirasi masyarakat untuk dapat dicarikan solusi atas permasalahan yang dialami masyarakat.
Tama S Langkun Jadi Kader Perindo
Tama S Langkun dilantik di Jakarta pada Jumat (1/4/2022) oleh Hary Tanoesudibjo.
Dia mengungkap alasan bergabung ke partai politik.
Dia menyebut, Partai Perindo beri kesempatan pada dirinya untuk aktif dalam gagasan pemberantasan korupsi.
"Tapi, itu bukan hal mustahil jika melihat Perindo sebagai partai yang relatif baru. Apalagi jika didukung penuh oleh semua pengurus, anggota, termasuk pendukung Partai Perindo," kata Tama S Langkun.
Ia tidak menutup mata soal stigma publik terhadap partai politik yang korup jadi tantangan berat bagi agenda pemberantasan korupsi.
"Dalam hal ini, Pak Hary melalui Partai Perindo telah memberikan kesempatan yang luas bagi saya untuk berperan aktif dengan memegang nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas," imbuhnya.
Alasan kedua ialah Partai Perindo sebagai sarana perjuangan baru. Tama S Langkun mengaku senang dengan kesempatan yang diperolehnya tersebut.
"Mudah-mudahan Partai Perindo bisa menawarkan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, baik dalam kaitannya isu hukum, pemberantasan korupsi, maupun perlindungan hak-hak korban," ungkap Tama.
Hary Tanoesoedibjo mengaku bersyukur bahwa Partai Perindo merupakan partai yang bersih alias belum terkontaminasi, sehingga bergabungnya Tama menguatkan hal tersebut.
"Beliau sebagai Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia. Permasalahan hukum di Indonesia kan luar biasa banyaknya, tapi fokus beliau itu nanti di antikorupsi," kata Hary.
"Mudah-mudahan dengan demikian Partai Perindo akan lebih nyata di dalam pergerakannya, khususnya di dalam melawan korupsi di Tanah Air. Di samping itu, juga untuk melakukan hal yang terkait dengan pelanggaran HAM," sambung Hary.
Tama berkarier di ICW selama kurang lebih 12 tahun. Setelah itu, ia bekerja sebagai tenaga ahli di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sejak 2021 hingga Maret 2022.
Pelantikan Tama sebagai kader Partai Perindo turut disaksikan para pengurus milenial dan Gen-Z DPP Partai Perindo, termasuk Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.
Tribunnews


