Daftar Anggota
  • Berita
  • Jalan Rusak di Manggarai Hambat Pelayanan Dasar, Siprianus Jangka Desak Prioritas 2027
Jalan Rusak di Manggarai Hambat Pelayanan Dasar, Siprianus Jangka Desak Prioritas 2027
Jalan Rusak di Manggarai Hambat Pelayanan Dasar, Siprianus Jangka Desak Prioritas 2027

Jalan Rusak di Manggarai Hambat Pelayanan Dasar, Siprianus Jangka Desak Prioritas 2027

Rabu 04 Maret 2026 09:15 WIB

MANGGARAI - Kondisi jalan rusak di Desa Papang dan Desa Ulubelang, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur dikeluhkan warga karena mengganggu akses pendidikan, layanan kesehatan hingga aktivitas ekonomi.

Warga meminta pemerintah daerah memprioritaskan pengecoran rabat beton pada ruas-ruas jalan yang rusak dalam anggaran 2027. “Kalau musim hujan, akses ke sekolah dan Puskesmas jadi sulit. Jalan berlubang dan becek,” ujar seorang warga dalam reses anggota DPRD Manggarai Siprianus Jangka.

Kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada mobilitas harian, tetapi juga meningkatkan biaya transportasi dan memperlambat distribusi hasil panen. Jalan yang menjadi penghubung antara pemukiman dan pusat pelayanan publik pun sudah lama membutuhkan peningkatan kualitas.

Selain rabat beton pada jalan lingkungan, masyarakat juga mengusulkan peningkatan jalan penghubung antar wilayah yang saat ini dalam kondisi rusak. “Ruas tersebut akses utama bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar warga,” kata Siprianus Jangka. 

Menanggapi aspirasi tersebut, Siprianus berkomitmen untuk memperjuangkan usulan warga dalam pembahasan kebijakan dan anggaran daerah. Legislator Partai Perindo ini menilai, perbaikan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Reses adalah kewajiban konstitusional sekaligus amanah rakyat. Aspirasi masyarakat akan kami kawal agar masuk dalam prioritas pembangunan daerah,” tegasnya. 

Siprianus menambahkan, sejumlah perbaikan awal telah dilakukan sebagai respons atas keluhan warga. Namun, untuk penanganan secara menyeluruh tetap membutuhkan dukungan anggaran melalui mekanisme perencanaan dan pembahasan di DPRD.

Warga berharap perbaikan jalan di Satarmese tidak lagi tertunda agar aktivitas pendidikan, layanan kesehatan dan kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih lancar, terutama saat musim hujan.