Daftar Anggota
  • Berita
  • Jokowi Sebut Prabowo Presiden Selanjutnya di HUT ke-8 Partai Perindo, Pengamat: Sinyal Sudah Jelas
Jokowi Sebut Prabowo Presiden Selanjutnya di HUT ke-8 Partai Perindo, Pengamat: Sinyal Sudah Jelas
Presiden Joko Widodo menebak presiden selanjutnya adalah Ketua Umum Partai Gerindra yang kini juga menjabat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Jokowi Sebut Prabowo Presiden Selanjutnya di HUT ke-8 Partai Perindo, Pengamat: Sinyal Sudah Jelas

Selasa 08 November 2022 14:44 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menebak presiden selanjutnya adalah Ketua Umum Partai Gerindra yang kini juga menjabat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. 

Hal itu dikatakan Jokowi dalam sambutannya di acara perayaan HUT ke-8 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kompleks MNC Center, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2022). 

Pernyataan Jokowi itu dinilai menjawab teka-teki terkait arah dukungan Jokowi di 2024 menjadi jelas dengan kalimat yang tak bersayap. Tak lama sebelumnya, Jokowi bahkan menyatakan mendukung Prabowo. 

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Hal ini diutarakan saat menghadiri pembukaan pameran alutsista Indo Defence 2022 pada 2 November 2022. 

"Pernyataan Pak Jokowi sudah jelas. Kian terang, setelah mendukung kini menyampaikan prediksinya bahwa bisa jadi Prabowo akan jadi pemenang dan terpilih sebagai Presiden dalam Pemilu 2024," kata Analis Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam kepada wartawan, Senin (7/11/2022). 

Pada acara HUT ke-8 Partai Perindo, Jokowi mengatakan setelah dirinya memenangkan pilpres dua kali, maka selanjutnya kelihatannya adalah saatnya Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Pertahanan untuk memenangkan pilpres. 

“Saya ini dua kali Wali Kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, Gubernur sekali menang. Kemudian dua kali di pemilu Presiden juga menang. Mohon maaf Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” kata Jokowi di HUT ke-8 Partai Perindo, Jakarta, Senin, 7 November 2022. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Setelah mendengar pernyataan Jokowi tersebut, Prabowo yang juga hadir langsung berdiri dari kursinya dan memberikan hormat. 

Para hadirin di acara tersebut pun menyerukan dukungan kepada Prabowo “Prabowo, Prabowo.” 
Menurut Arif hal ini perlu dibaca oleh pendukung Jokowi untuk mengetahui peta politik ke depan. 

"Ini tentu mesti dibaca pendukung dan gerbong Pak Jokowi sehingga terus ke mana merapat dalam pilpres ke depan," ujarnya. 

Selain melihat potensi kemenangan Prabowo, Jokowi pun pada acara tersebut menyampaikan hal yang seringkali juga diucapkan oleh Prabowo bahwa salah satu hal terpenting dalam pilpres nanti adalah menjaga persaingan secara sehat antarpartai. 

Jokowi juga mengajak partai politik untuk tidak saling menjatuhkan dan saling memuji. Menariknya, hal ini sering dilakukan Prabowo kepada Jokowi. 

“Jangan saling menjatuhkan. Kalau bisa itu antar partai saling memuji, jadi didengarkan juga enak, antar politisi saling memuji,” ujar Jokowi. 

“Antar partai saling muji, itu didengar enak, rakyat juga segar,” tambah Jokowi. 

Hampir setiap tampil di publik, Prabowo sering melontarkan pujian kepada Jokowi. Salah satu yang paling anyar adalah pujian Prabowo kepada Jokowi dalam menangani krisis pandemi Covid-19. 

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari ketenangan Jokowi dalam menghadapi krisis yang terjadi. 

"Presiden kita, Pak Joko Widodo. Beliau telah memimpin (penanganan) krisis itu dengan tenang, dengan sejuk, memikirkan rakyat yang paling bawah. Itu saya saksi di kabinet. Saya saksi," kata Prabowo dalam puncak milad ke-45 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (29/10/2022).

 Jokowi, sambung Prabowo, juga tidak mudah diintervensi pihak luar melalui dorongan untuk menerapkan karantina wilayah (lockdown). Jokowi menolak mengambil kebijakan tersebut dengan pertimbangan memikirkan nasib rakyat kecil. 

"Semua negara, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) terus menekan pemerintah kita, lockdown, lockdown, lockdown. Banyak negara ikut lockdown besar-besaran. Beliau bertahan," ungkapnya. 

"Saya ingat beliau pernah bertanya, 'Menhan, kalau kita lockdown semua, rakyat kita makan apa?'" sambung Prabowo

SINDOnews.com