Daftar Anggota
  • Berita
  • Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif terhadap Kesulitan Rakyat, Partai Perindo: Segera Kendalikan Harga
Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif terhadap Kesulitan Rakyat, Partai Perindo: Segera Kendalikan Harga
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan menyoroti sikap Presiden Jokowi yang menegur menterinya

Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif terhadap Kesulitan Rakyat, Partai Perindo: Segera Kendalikan Harga

Kamis 07 April 2022 07:49 WIB

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan menyoroti sikap Presiden Jokowi menegur menteri yang tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat.

BACA JUGA: Pelaku Rudapaksa 13 Santriwati Divonis Mati, Partai Perindo: Putusan Tepat & Tegas, Adil Bagi Para Korban

Menurut Yerry, teguran Jokowi kepada para menteri adalah hal yang wajar. Itu artinya kinerja menteri belum sesuai seperti yang diharapkan presiden, khususnya dalam hal sensitivitas dan kepedulian terhadap nasib rakyat.

"Wajar jika presiden menegur menteri yang seenaknya menaikkan harga minyak goreng dan Pertamax, seolah tidak peka terhadap kesulitan rakyat," ujar Yerry.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Selasa, 5 April 2022 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022) menegur menteri dalam kabinet kerjanya yang tidak peka dengan kebijakan yang telah dibuat.

"Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat," kata Jokowi.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dalam sidang kabinet tersebut, Jokowi juga menyoroti kenaikan harga Pertamax. Dia menyinggung soal kenaikan harga yang alasannya tidak diceritakan kepada rakyat.

"Tentang kenaikan harga Pertamax. Menteri juga tidak menjelaskan apa-apa. Mengenai ini hati-hati. Kenapa Pertamax? Diceritain dong kepada rakyat," kata Jokowi.

SINDOnews.com