Juara 1 Lomba Hafalan Al-Qur'an Tingkat Dunia, Rifda Farnidah Bagikan Kiat Khusus Menghafal
Kamis 02 Juni 2022 09:23 WIBJAKARTA - Juara satu lomba hafalan Al-Qur'an tingkat dunia, Rifda Farnidah, mengulas kehidupannya yang telah hidup sepanjang hayatnya dengan kitab suci umat Islam tersebut.
Rifda merupakan dosen pengajar di Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta.
Rifda menceritakan pengalaman hidupnya melalui dialog Podcast Aksi Nyata Partai Persatuan Indonesia (Perindo), yang ditayangkan via kanal YouTube resminya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Rifda mengungkapkan kiat-kiat menghafal Al-Qur'an yang sesuai dengan petunjuk para ulama terdahulu. Menurutnya yang utama tersebut adalah niat sebagai yang utama.
"Yang pertama sebagai yang utama itu adalah niat, karena niat tersebut selain untuk menghafal Qur'an dan mengharap ridho Allah SWT," ujar Rifda dalam tayangan Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia di akun YouTube Partai Perindo, Rabu (1/6/2022).
Selanjutnya Rifda menjelaskan pentingnya mencari guru penghafal Al-Qur'an yang memiliki rujukan ilmu yang bersambung dengan Rasulullah, Muhammad SAW.
Ia menyampaikan pentingnya memiliki guru karena tidak bisa menghafal Qur'an dengan sendiri.
"Menghafal Qur'an itu tidak bisa dilakukan sendiri, oleh karenanya diperlukan bimbingan seorang guru. Karena menghafal Qur'an itu membutuhkan ilmu tajwid (ilmu membaca Al-Qur'an)," jelas Rifda.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Kemudian Rifda menekankan, pentingnya ilmu tajwid ketika membaca Al-Qur'an karena menjadi hal yang wajib.
Menurutnya, mengutip pernyataan Ibnu Jazari, membaca Al-Qur'an menggunakan ilmu tajwid itu wajib.
"Jadi jika membaca, terlebih menghafal Al-Qur'an yang tidak menggunakan ilmu tajwid itu berdosa," tambah Rifda.
Lalu Rifda mengungkapkan kiat yang paling penting dalam menghafal Al-Qur'an yakni memiliki adab ketika membaca Al-Qur'an.
Hal ini disampaikan oleh saat dirinya sering menemukan orang yang kesulitan menghafal Al-Qur'an karena tidak menaati adab-adabnya.
"Saya menemukan seseorang yang menghafal Al-Qur'an tetapi tidak menutup aurat, semisal tidak memakai jilbab. Saat itu mereka mengeluh (seraya berujar) kok hafalan saya susah banget nempelnya, mungkin itu karena tidak menaati adabnya. Bisa juga belum bersuci saat hendak membaca Al-Qur'an," tutupnya.
Diketahui, Rifda menyampaikan pengalamannya menghafal Al-Qur'an ditayangkan di Instagram Partai Perindo, RCTI+, Okezone, Sindonews.com, iNews.id, YouTube, Facebook, Twitter dan Website Partai Perindo.
Podcast Aksi Nyata tersebut bertemakan Hebat! Dosen Ini Juara 1 Hafalan Alquran 30 Juz Tingkat Dunia yang ditayangkan secara daring.
SINDOnews.com


