Daftar Anggota
  • Berita
  • Jumlah Sekolah Masih Minim, Politisi Partai Perindo Soroti Sistem Zonasi PPDB di Tangsel
Jumlah Sekolah Masih Minim, Politisi Partai Perindo Soroti Sistem Zonasi PPDB di Tangsel
Ketua DPC Partai Perindo Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan Mohamad Yusuf

Jumlah Sekolah Masih Minim, Politisi Partai Perindo Soroti Sistem Zonasi PPDB di Tangsel

Rabu 13 Juli 2022 14:12 WIB

TANGERANG SELATAN – Ketua DPC Partai Perindo Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan Mohamad Yusuf menyoroti sistem zonasi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022 – 2023.

Yusuf mengaku mendapatkan laporan dari sejumlah orang tua siswa yang mengeluhkan penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru yang diterapkan. 

Prosedur tersebut dinilai tidak efektif dalam mengakomodir seluruh masyarakat khususnya bagi mereka yang memiliki anak yang hendak bersekolah.

“Sistem zonasi sangat tidak efektif, khususnya untuk wilayah Serpong Utara. Untuk SMP Negeri saja hanya ada 3 sekolah, sedangkan SMA Negeri ada 1 dan SMK Negeri juga 1. Berbanding terbalik dengan sekolah SD Negeri yang ada 16 sekolah,” ungkap pria yang biasa dipanggil Yosep ketika diwawancari Redaksi Beritaraya.id di Kantor DPC Partai Perindo di Serpong Utara, Rabu (13/07/2022).

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
 
Yosef mengungkapkan penyebab sistem zonasi PPDB yang bermasalah ini ialah belum meratanya jumlah sekolah di wilayah Kota Tangerang Selatan.

“Padahal dalam pedoman PPDB dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, kebijakan pemetaan wilayah seharusnya semua wilayah administrasi masuk dalam penetapan sesuai jenjang,” tambahnya. 

Yosef menambahkan dengan terbatasnya jumlah sekolah membuat PPDB di sekolah negeri menjadi rebutan dan rawan pungli.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Pemkot Tangerang Selatan dan para semua pemangku kebijakan lebih dulu memastikan ketersediaan sekolah negeri yang merata di seluruh wilayah.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Selain itu, Yosef berharap Dinas Pendidikan aktif menanggapi laporan masyarakat terutama dari sosial media, bukan hanya menunggu laporan saja.

Pasalnya, dirinya menemukan postingan di sosial media mengungkapkan adanya dugaan praktik pungli di salah satu SMP Negeri di kota tersebut. 

"Seluruh masyarakat untuk proaktif dan berani bicara jika ada temuan-temuan pungli terkait PPDB," pungkasnya. 
 
Beritaraya