Kasus Covid-19 Anak Terbesar di RI, Perindo Serukan Orangtua Jangan Lengah demi Buah Hati
Kamis 01 Juli 2021 17:50 WIBJAKARTA - Kasus paparan Covid-19 pada anak di Indonesia saat ini menjadi yang tertinggi di dunia. Melihat fakta ini, Partai Perindo menyerukan orangtua agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan pada buah hatinya. "Oleh karena itu para orangtua, kita tidak boleh lengah," ujar Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Perindo Ratih Gunaevy ketika dikonfirmasi, Rabu (1/7/2021). Ratih mengajak orangtua agar tetap waspada terhadap kesehatan anaknya. Jika muncul gejala-gejala yang mengindikasikan terpapar Covid-19 segera ditindaklanjuti orangtua dan jangan mengulur waktu agar kesehatan anak tidak semakin parah. "Bila terdapat gejala-gejala yang mencurigakan seperti demam, pilek, radang tenggorokan, batuk-batuk dan sesak nafas segera lakukan swab antigen atau PCR di fasilitas kesehatan terdekat," ungkapnya. Perindo juga menyarankan kepada orangtua mengedukasi anaknya dalam melakukan protokol kesehatan sejak dini. Dari mengunakan masker, mencuci tangan, dan makan makanan bergizi serta berolahraga. "Kita juga harus mengajarkan prokes kepada anak. Kita harus pastikan bahwa imunisasi sejak bayi sudah komplit, karena itu juga membantu ketahanan tubuh pada anak," jelas Ratih. Ratih mengakui dalam beberapa minggu belakangan ini angka pasien Covid-19 meningkat tajam. Banyak dari rumah sakit yang merawat penderita corona penuh dengan pasien, begitupun dengan ICU. Bahkan, di beberapa wilayah banyak pasien yang terpaksa harus berjejer duduk di loby rumah sakit antri menunggu ditangani tenaga medis. "Sungguh mengerikan dan menyedihkan. Yang tidak kalah menyedihkan adalah kasus anak-anak yang meningkat tajam," tegas Ratih yang juga Wakil Ketua Umum DPP Kartini Perindo itu. Menurut Ratih, pada awalnya sejak kasus Covid-19 merebak, jumlah penderita Covid anak tidak terlalu banyak. Namun kini mencapai puncaknya seiring menguritanya varian baru Covid Delta. Karenanya Ratih mengajak agar orangtua tetap menjaga aktifitas dan kesehatan anaknya di tengah situasi pandemi yang tidak memungkinkan saat ini. Ratih mendukung langkah cepat Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. Dengan maksud melindungi anak dari paparan virus varian baru yang mudah menyebar. "Anak-anak harus kita lindungi, mereka harus bisa tumbuh sehat, mereka adalah harapan masa depan kita," tegas Ratih.


