Daftar Anggota
  • Berita
  • Kebun Binaan Mulai Panen, Ferianto Raga Lawa Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Jayapura
Kebun Binaan Mulai Panen, Ferianto Raga Lawa Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Jayapura
Kebun Binaan Mulai Panen, Ferianto Raga Lawa Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Jayapura

Kebun Binaan Mulai Panen, Ferianto Raga Lawa Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Jayapura

Selasa 14 April 2026 14:12 WIB

JAYAPURA-Jagung mulai dipanen dari kebun binaan Kelompok Tani Lelowe Kuer Kuer di Kampung Bundru, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Panen perdana ini menandai upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal mulai membuahkan hasil, meski digarap dengan segala keterbatasan.

Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Ferianto Raga Lawa meninjau langsung kebun tersebut akhir pekan lalu. Dia berdialog dengan petani sekaligus memastikan program pemberdayaan yang dirintisnya berjalan berkelanjutan.

“Kebun ini untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (14/4/2026).

Kebun seluas 14 hektare itu baru sekitar 7 hektare yang diolah. Prosesnya masih bertahap, dimulai dari pembersihan lahan dan penanaman bibit tanpa pupuk karena kondisi tanah yang masih baru. Pengembangannya dilakukan secara mandiri dengan pembiayaan dari Ferianto.

“Luas lahannya 14 hektare, tapi yang diolah baru 7 hektare karena keterbatasan anggaran. Ini murni uang pribadi saya,” ungkap legislator Partai Perindo yang menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura ini.

Selain jagung, lanjut Ferianto, sekitar 800 pohon cokelat telah ditanam sebagai komoditas jangka panjang. Sementara itu, tanaman buah seperti alpukat, durian, kelengkeng, nangka dan mangga, sekitar 100 pohon mulai dikembangkan untuk memperluas sumber penghasilan masyarakat.

Bagi warga, kebun ini bukan sekadar tempat produksi, tapi juga ruang belajar mengelola potensi yang dimiliki. Dari sini kemandirian mulai dibangun, dikerjakan bersama dan hasilnya pun dinikmati bersama. 

“Saya akan terus mendukung program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” tegas Ferianto, politisi kelahiran 11 Maret 1985.