Kenaikan Harga Tiket Pesawat Dinilai Menimbulkan Kesenjangan
Selasa 23 Agustus 2022 20:14 WIBJAKARTA - Kenaikan harga tiket pesawat dinilai bisa menimbulkan kesenjangan. Padahal, banyak orang memilih pesawat saat berpergian karena ingin menghemat waktu dan biaya yang tidak terlalu tinggi sebelumnya.
Menanggapi kenaikan harga tiket pesawat, Ketua Bidang Hubungan Masyarakat DPP Baja Partai Perindo Hendrik Y Sapulette mengatakan, kenaikan yang dialami oleh industri pariwisata berdampak pada ekonomi.
"Bukan hanya pariwisata, tapi di sini akan berdampak kepada ekonomi dalam kesenjangan," kata Hendrik dalam Podcast AKSi Nyata #DariKamuUntukIndonesia di kanal YouTube Partai Perindo , Selasa (22/8/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Menurut Hendrik, transportasi adalah jendela dunia. Di mana fungsi dan definisi dari transportasi itu sendiri, yaitu alat untuk memindahkan suatu barang atau orang dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu tersebut.
Oleh karena itu, untuk mengatasi atau mencari jalan tengahnya, Hendrik menjelaskan diperlukan diskusi dengan masyarakat.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Mendengarkan keluh kesah harga tiket pesawat di semua maskapai penerbangan ini naik hingga 15 persen, dia berharap perlunya kembali harga tiket maskapai penerbangan diturunkan dari harga saat ini.
"Agar masyarakat tahu dampak dari pada (kenaikan) transportasi ini apa. Karena kebutuhan transportasi itu sangat signifikan, dan itu tidak boleh dilupakan. Ingat, jantung dari suatu negara adalah transportasi," tandasnya.
SINDOnews.com


