Koalisi Partai Nonparlemen, Pengamat: Patut Diperhitungkan
Selasa 01 Maret 2022 17:17 WIBJAKARTA -- Koalisi partai politik nonparlemen yang diinisiasi oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dinilai akan menjadi kekuatan baru di Pemilu Presiden 2024, ini setelah pertemuan 6 parpol nonparlemen di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/2/2022) lalu.
Peneliti Teras Indonesia Research and Consulting (TRC) Mustiawan menjelaskan kekuatan koalisi partai nonparlemen patut diperhitungkan.
“Partai nonparlemen ini perolehan suara pada Pemilu tahun 2019 jika digabungkan jumlahnya cukup signifikan mencapai 9,7 persen suara sah nasional, jumlah itu melampaui suara PKB dengan jumlah 9,69 persen,” terang Mustiawan di Jakarta.
Menurutnya jika partai nonparlemen berkeinginan untuk menginisiasi dan mengusung calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024, tidak menjadi masalah dan tinggal bagaimana membangun komunikasi politik dengan partai parlemen, sehingga mencapai total suara 25 persen suara sah nasional.
“Kalau PKB dan PAN bergabung di koalisi partai nonparlemen ini syarat untuk mengusung capres dan cawapres bisa terpenuhi," pungkas Mustiawan yang juga dosen Fisip UHAMKA Jakarta tersebut.
Sekedar diketahui, ketentuan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden saat ini memungkinkan parpol nonparlemen nasional untuk mengusulkan calon presiden-wakil presiden dengan memakai skema koalisi 25 persen berbasis suara Pemilu 2019.
Berdasarkan ketentuan Pasal 222 UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pasangan capres-cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya.
Adapun sebelumnya, 6 dari 7 parpol nonparlemen telah melakukan pertemuan yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKP), Partai Garuda dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) minus Partai Berkarya berlangsung di Menteng, Jakarta Pusat pada, Rabu (23/2/2022) lalu.
Partai Perindo dihadiri oleh Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo dan Sekjen Ahmad Rofiq. Kemudian dari PSI hadir Ketua Umum Giring Ganesha dan Sekjen Dea Tunggaesti. Sementara, dari PBB dihadiri oleh Sekjen Afriansyah Noor.
Kemudian untuk PKP dihadiri Yussuf Solichien dan Sekjen Said Salahudin. Adapun dari Partai Garuda dihadiri oleh Ahmad Rida Sabana dan Sekjen Abdullah Mansuri serta dari Partai Hanura diwakili oleh Suhendri.


