Konvensi Rakyat Berbasis Digital, Pengamat: Bermanfaat untuk Semua Orang
Rabu 01 Desember 2021 17:23 WIBJAKARTA - Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Hidayat mengatakan kebijakan Partai Perindo melaksanakan Konvensi Rakyat Berbasis Digital, membuka kesempatan yang sama untuk semua orang bersaing menjadi calon anggota legislatif (Caleg).
"Keterbukaan era informasi antar calon legislatif di Konvensi Rakyat Partai Perindo secara otomatis akan menciptakan persaingan yang sehat dan yang layak dengan basis pendukung yang banyak lah yang diusung oleh partai Perindo pada Pemilu mendatang," kata Adi.
Dia juga menilai Konvensi Rakyat berbasis digital semakin mempermudah masyarakat untuk menentukan mana calon yang paling baik untuk menjadi legislatif pada Pemilu 2024. "Rakyat lah yang pada akhirnya menjadi hakim. Rakyat yang akan menentukan," timpal Adi.
Pengamat politik lainnya dari Para Syndicate, Nur Cahyo mengatakan bahwa partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini mampu membuat terobosan yang mampu menjadi tonggak lahirnya demokrasi digital.
"Partai Perindo bikin terobosan unttk menginisiasi model demokrasi digital," kata Nur Cahyo.
Senada dengan Nur Cahyo, Adi pun mengatakan bahwa dengan digelarnya Konvensi Rakyat Partai Perindo berbasis digital maka Partai Perindo berhak untuk mengklaim sebagai partai pertama yang melakukannya di Indonesia. Partai lain belum pernah ada yang melakukan konvensi berbasis digital," kata Adi.
Anggota Dewan Nasional Konvensi Rakyat Partai Perindo, Susaningtyas Nefo Kertapati mengatakan melalui konvensi, caleg tak melulu dari kalangan pengusaha kaya raya, bangsawan, ataupun artis dan public figure popularitas atau keterkenalan saja.
"Kita nggak pernah tahu bagaimana partai politik memilih kandidat wakil rakyatnya. Padahal, anggota legislatif yang kerjanya membuat Undang-undang untuk mengatur negara kita ran menentukan masa depan hidup kita. Karenanya, lewat mekanisme ini, semua orang bisa memantau lho," kata Susaningtyas.


