Kosmas Lawa Bagho Dorong Infrastruktur Dasar dan Penguatan Ekonomi Warga dalam RKPD Nagekeo 2027
Jumat 10 April 2026 16:39 WIBNAGEKEO – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ketepatan perencanaan dinilai tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam Pertemuan Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Nagekeo yang membahas penyusunan RKPD dan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027, Kamis (9/4/2026).
Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dari Partai Perindo, Kosmas Lawa Bagho, menegaskan pentingnya sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah agar program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Dalam forum tersebut, sejumlah kebutuhan dasar masyarakat menjadi fokus pembahasan, terutama terkait infrastruktur jalan, jembatan, serta penyediaan air bersih yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berdiskusi mengenai infrastruktur jalan, jembatan, dan air bersih. Di tengah berbagai kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah tetap perlu memberikan perhatian pada tiga program utama yang sangat dibutuhkan masyarakat, yaitu air bersih, infrastruktur jalan, dan listrik,” ujarnya.
Dia menilai, pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong pergerakan ekonomi kerakyatan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses.
Selain itu, dia menekankan bahwa kualitas perencanaan dan pengawasan menjadi faktor kunci agar program yang dijalankan tidak berhenti pada tahap pembangunan, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Dengan perencanaan yang baik dan pengawasan yang profesional, pekerjaan yang dilakukan diharapkan dapat tuntas, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima program,” lanjutnya.
Kosmas juga mendorong agar setiap tahapan perencanaan dilakukan secara serius, termasuk dalam pemilihan rekanan dan tenaga teknis yang memiliki kompetensi, sehingga hasil pembangunan dapat maksimal dan tepat guna.
Lebih lanjut, dia mengingatkan pentingnya konsistensi pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui forum perencanaan, mulai dari Musrenbangdes hingga Musrenbang kabupaten.
“Kita mendorong agar usulan program prioritas masyarakat yang muncul dari berbagai forum perencanaan benar-benar diakomodasi dan dieksekusi berdasarkan prioritas kebutuhan serta ketersediaan anggaran,” kata Kosmas.
Di sisi lain, dia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian dan peternakan sebagai basis ekonomi kerakyatan masyarakat Nagekeo. Sektor ini dinilai memiliki peran strategis dalam menopang pendapatan masyarakat di tingkat lokal.
“Kita mendorong agar pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian dan peternakan sebagai basis ekonomi kerakyatan masyarakat Nagekeo. Para petani dan peternak perlu didorong untuk naik kelas, dari skala kecil menuju pengelolaan usaha yang lebih berkembang,” ujar Kosmas.
Menurut dia, peningkatan kapasitas pelaku usaha di sektor tersebut perlu diiringi dengan penerapan manajemen usaha yang lebih baik serta pemanfaatan teknologi, termasuk dalam proses produksi hingga pemasaran.
Dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi, sektor pertanian dan peternakan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kabupaten Nagekeo.
Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, pembangunan daerah diharapkan tidak hanya berjalan merata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


