Kosmas Lawa Bagho Geliatkan Ekonomi Desa di Nagekeo dari Lahan Kelompok Wanita Tani
Senin 16 Maret 2026 15:56 WIBNAGEKEO-Di sebidang lahan yang dikelola bersama oleh kelompok perempuan di Desa Focolodorawe, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, tanaman hortikultura mulai tumbuh berderet. Cabai, tomat dan berbagai sayuran ditanam secara gotong royong oleh para ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT).
Aktivitas bercocok tanam itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi sumber tambahan pendapatan rumah tangga petani di desa. Upaya tersebut mendapat dukungan dari anggota DPRD Nagekeo Kosmas Lawa Bagho, yang menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada sejumlah KWT dalam kegiatan resesnya.
“Pemberdayaan ekonomi mama-mama melalui kelompok tani menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di desa,” ujar Kosmas yang menjabat Sekretaris Komisi II DPRD Nagekeo, Jumat (13/3/2026).
Kelompok yang menerima bantuan antara lain KWT Samamora, Kemasama, Fongamora dan Sinar Pagi di Dusun I dan II, Desa Focolodorawe. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat kegiatan pertanian kelompok, mulai dari pengolahan lahan hingga pengembangan tanaman hortikultura.
Menurutnya, ketika kelompok tani mampu mengelola lahan secara produktif, hasilnya tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga dapat dijual sehingga menambah pendapatan keluarga petani. “Kita terus berjuang dan berproses bersama,” katanya.
Pada 2025, Kosmas telah menyalurkan dukungan modal usaha kepada lima KWT dengan nilai masing-masing Rp2,5 juta. Pada tahun anggaran 2026, program tersebut direncanakan diperluas kepada sekitar 20 kelompok lainnya di Kabupaten Nagekeo.
Dia menilai, penguatan kelompok tani perempuan tidak hanya berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah yang pada akhirnya ikut menopang ketahanan pangan nasional.
Selain menyalurkan bantuan modal, Kosmas juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Infrastruktur pertanian seperti jalan tani, bendungan kecil untuk irigasi, hingga penyediaan air bagi tanaman hortikultura menjadi kebutuhan yang banyak disampaikan warga.
Selain sektor pertanian, dalam rangkaian kegiatan reses itu Kosmas juga menyerahkan bantuan untuk revitalisasi fasilitas pendidikan di SMPS Katolik Kotagoa Boawae serta bantuan pipa air bagi masyarakat di Kelurahan Nagesapadhi, Kecamatan Boawae.


