Daftar Anggota
  • Berita
  • Lagi Kasus Gagal Ginjal Ditemukan, Begini Kata Legislator Partai Perindo Kota Palangka Raya
Lagi Kasus Gagal Ginjal Ditemukan, Begini Kata Legislator Partai Perindo Kota Palangka Raya
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo, Ruselita. (FOTO: TESTI)

Lagi Kasus Gagal Ginjal Ditemukan, Begini Kata Legislator Partai Perindo Kota Palangka Raya

Kamis 16 Februari 2023 13:09 WIB

PALANGKA RAYA - Kembali ditemukannya dua kasus gagal ginjal pada anak di Indonesia menarik perhatian kalangan Komisi C DPRD Kota Palangka Raya.

"Melihat masih adanya ditemukan kasus gagal ginjal pada anak di Indonesia, kita mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait untuk agar lebih memaksimalkan melakukan sosialisasi terkait larangan penggunaan obat sirup untuk anak," kata Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita pada Jumat, 10 Februari 2022.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Menurut Ruselita, meski sempat ditarik kemudian diizinkan kembali terkait penjualan obat sirup untuk anak-anak, kini dari pusat sudah ada surat edaran kembali terkait obat yang tidak layak edar.

"Terlebih pihak BPOM juga telah pengumuman. Tentu ini menjadi perhatian serius. Terutama bagi masyarakat yang memiliki anak kecil,” tegasnya.

Dalam menghadapi kondisi saat ini menurut Ruselita para orang tua juga perlu ambil bagian dalam pengawasan dan pencegahannya.

"Khususnya, dapat menghindari dulu untuk sementara waktu pemberian obat sirup kepada anak-anak, terutama obat sirup yang ditetapkan untuk dilarang beredar. Sampai ada waktu peredaran obat itu dianggap aman untuk anak-anak," tegasnya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Politisi Partai Perindo Kota Palangka Raya ini melarang para orang tua untuk menggunakan obat yang sudah dilarang untuk digunakan atau dikonsumsi.

"Karena memang ibu-ibu ini kan kerap panik saat menghadapi anak-anak yang sedang sakit. Apalagi cuaca kita sekarang yang tidak menentu sehingga banyak anak-anak kita yang sakit. Tapi kita coba cari solusi dengan cara seperti obat herbal yang lebih aman, paling tidak untuk sementara waktu dulu," sarannya.

Borneonews