Daftar Anggota
  • Berita
  • Laurensius Tampubolon Kawal Pembangunan Infrastruktur Bengkalis hingga Rampung
Laurensius Tampubolon Kawal Pembangunan Infrastruktur Bengkalis hingga Rampung
Laurensius Tampubolon Kawal Pembangunan Infrastruktur Bengkalis hingga Rampung

Laurensius Tampubolon Kawal Pembangunan Infrastruktur Bengkalis hingga Rampung

Senin 27 April 2026 19:29 WIB

BENGKALIS - Sejumlah pembangunan infrastruktur lingkungan di Kabupaten Bengkalis, Riau mulai rampung dan dimanfaatkan masyarakat. Perbaikan yang mencakup jalan, drainase hingga jembatan ini merupakan hasil dari usulan warga yang disampaikan dalam berbagai forum, termasuk saat reses.

Anggota DPRD Bengkalis dari Partai Perindo Laurensius Tampubolon turut mengawal realisasi usulan tersebut melalui program pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2025. Dia juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik pembangunan, terutama di Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau. “Masukan dari masyarakat menjadi bahan penting bagi kami di DPRD,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Legislator yang duduk di Komisi II DPRD Bengkalis ini mengungkapkan, pembangunan drainase di Jalan Pepaya, Kelurahan Titian Antui telah selesai, menjawab persoalan genangan yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Sementara itu, beberapa ruas jalan seperti Jalan Sona, Jalan Meranti dan Jalan Sederhana telah diaspal hot mix, meningkatkan kenyamanan akses lingkungan.

Perbaikan juga dilakukan pada Jalan Pursodadi yang sebelumnya berlumpur saat hujan. Kini, setelah dilakukan semenisasi, mobilitas warga menjadi lebih lancar. Kondisi serupa terlihat di sejumlah titik lain seperti Jalan Kamboja, Jalan Kemuning hingga Jalan Rambutan di wilayah Balai Raja.

Sementara di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, pengerasan jalan turut dikerjakan untuk membuka akses yang lebih layak. Selain itu, pembangunan jembatan di Dusun Betuah, Desa Pangkalan Libut, kini mempermudah masyarakat menuju area perkebunan.

“Semua aspirasi kami perjuangkan agar pembangunan benar-benar dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” kata Laurensius.

Tak hanya infrastruktur jalan, program Pokir juga menyentuh kebutuhan sosial warga. Rehabilitasi rumah warga serta pembangunan ruang sekolah minggu di Gereja HKBP Lingkaran menjadi bagian dari realisasi usulan masyarakat.

Dia menyebut, berbagai pembangunan tersebut berangkat dari kebutuhan riil warga di lapangan. Menurutnya peran legislator tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan usulan tersebut dapat direalisasikan dan tepat sasaran.

Dengan selesainya sejumlah proyek ini, masyarakat mulai merasakan manfaat langsung, meski kebutuhan pembangunan infrastruktur di Bengkalis masih terus berlanjut.

"Ini menunjukkan semangat dan kepedulian kita bersama dalam membangun daerah yang kita cintai,” tutur alumnus STM Negeri 3 Medan ini.