Daftar Anggota
  • Berita
  • Legislator Partai Perindo Kotim: Aset Pemda Harus Dioptimalkan untuk Tingkatkan Pemasukan PAD
Legislator Partai Perindo Kotim: Aset Pemda Harus Dioptimalkan untuk Tingkatkan Pemasukan PAD
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hendra Sia.

Legislator Partai Perindo Kotim: Aset Pemda Harus Dioptimalkan untuk Tingkatkan Pemasukan PAD

Rabu 23 Maret 2022 15:17 WIB

KOTIM -- Pemanfaatan aset milik Pemerintah Daerah harus dioptimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan dan memperbaiki pelayanan publik.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hendra Sia. Hendra mengatakan PAD yang diterima Pemerintah Daerah sejatinya digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kotim.

BACA JUGA: Dipimpin Politisi Partai Perindo, DPRD Pasangkayu Turun Gunung Bahas Sejumlah Permasalahan Dihadapi OPD

Hendra Sia mengungkap banyak aset dimiliki Pemerintah Daerah Kotim yang bisa mendatangkan PAD jika dikelola dengan baik. Misalnya bangunan pasar, fasilitas gedung hingga tanah dan sebagainya.

“Barang (aset) milik Pemerintah Daerah apabila dikelola dengan baik dapat memberikan peluang bagi pemanfaatan dan juga peningkatan PAD serta meningkatkan fasilitas publik,” kata Hendra Sia, Sabtu (19/3/2022) lalu.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dijelaskan politisi Partai Perindo ini jika tidak dikelola dengan semestinya, keberadaan aset daerah milik Pemda justru menjadi beban biaya, karena sebagian dari aset tersebut membutuhkan biaya perawatan dan pemeliharan serta akan terjadi penurunan nilai seiring dengan perjalanan waktu.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Menurutnya, ada beberapa permasalahan yang sering dihadapi oleh Pemerintah Daerah, di antaranya kurang optimal pengelolaan aset daerah sehingga kapasitas pengelola aset daerah belum memadai.

“Dalam upaya pembenahan dan pengelolaan aset daerah perlu ada komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah,” kata Hendra.

Kalteng.indeksnews.com