Legislator Partai Perindo Langkat Minta Tumpukan Sampah di Pasar Pangkalan Brandan Segera Diatasi
Selasa 07 Desember 2021 09:18 WIBMEDAN - Keberadaan pasar tradisional Pangkalan Brandan di Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Medan kian hari dalam kondisi semrawut. Kondisi tersebut diperparah dengan tumpukan sampah menggunung di pasar tersebut yang tak kunjung diangkut selama 2 pekan terakhir.
Dari pantauan iNews, tumpukan sampah tersebut sudah setinggi bahu orang dewasa. Pedagang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Dinas Kebersihan setempat untuk segera mengangkut tumpuk sampah tersebut.
"Kondisi sudah berlangsung lama diperparah lagi tumpukan sampah yang dibiarkan selama dua pekan terakhir," kata Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Pangkalan Brandan, Erikson Tampubolon, Senin (6/12/2021).
BACA JUGA: Kinerja Legislator Partai Perindo Minut Anthoni Pusung Tuai Apresiasi Warga
Erikson mengatakan tumpukan sampah tersebut kini sudah menimbulkan bau busuk yang membuat pedagang dan warga yang berbelanja tidak nyaman.
"Kami berharap tumpukan sampah ini untuk segera diangkut," ucapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Langkat dari Partai Perindo Safii mengatakan hal kondisi Pasar Pangkalan Brandan dengan tumpukan sampah mengunung bukanlah hal baru dan seperti tidak ada dinas yang mengurusnya.
Dia juga menilai Pasar Pangkalan Brandan terburuk di Sumut.
“Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan saya menilai pasar Pangkalan Brandan ini merupakan pasar terburuk di Sumut," ucapnya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Safii juga meminta Bupati Langkat Terbit Rencana untuk mengintruksikan pihak terkait yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Selain itu, ia juga meminta kepada Camat dan Lurah untuk bertindak membersihkan sampah yang sudah menumpuk selama 2 minggu.
“Sampah ini sudah menumpuk diperkirakan selama 2 minggu, baunya sudah mengganggu kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Safii juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera melakukan pembenahan, penataan pasar Pangkalan Brandan tersebut.
iNews.id


