Daftar Anggota
  • Berita
  • Libur Idul Adha 3 Hari, Abdul Khaliq: Pemerintah Aspiratif Dengarkan Harapan Masyarakat
Libur Idul Adha 3 Hari, Abdul Khaliq: Pemerintah Aspiratif Dengarkan Harapan Masyarakat
Ketua DPP Bidang Keagamaan Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad

Libur Idul Adha 3 Hari, Abdul Khaliq: Pemerintah Aspiratif Dengarkan Harapan Masyarakat

Jumat 23 Juni 2023 07:35 WIB

JAKARTA - Ketua DPP Bidang Keagamaan Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad mengapresiasi pemerintah yang mendengar aspirasi warganya terkait hari libur Idul Adha menjadi tiga hari.

Seperti diketahui, kelompok masyarakat mengajukan permohonan tambahan libur Idul Adha karena adanya potensi perbedaan penetapan 10 Dzulhijah.

Dengan adanya penambahan hari libur, diharapkan dapat memberikan keleluasaan untuk menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha.

"Terlepas dari jumlah, yang terpenting adalah yang pertama pemerintah sudah sangat aspiratif terhadap usulan atau harapan dari warga negara yang punya kepentingan terhadap perlunya libur untuk beribadah," kata Khaliq, Kamis (22/6/2023).

Abdul Khaliq Ahmad --yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu-- melanjutkan, dengan penambahan hari libur juga diharapkan dapat memperbanyak waktu untuk bersama keluarga.

Di antaranya, edukasi kepada anak dari orang tua dan dapat dimanfaatkan untuk bertamasya bersama keluarga.

Politisi Partai Perindo --partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu-- menambahkan, penambahan hari libur juga penting dari sisi agama untuk bisa lebih mendalami apa makna dari Idul Adha.

Seperti diketahui, setelah hari Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijah, terdapat tiga hari tasyrik yang juga bisa dijadikan waktu untuk menyembelih hewan kurban.

"Jadi kalau tidak sempat (menyembelih hewan kurban) di hari pertama tanggal 10 Dzulhijah maka masih ada kesempatan di tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah," ujar juru bicara nasional Partai Perindo --partai modern yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu.

"Jadi artinya bahwa libur yang sekarang kita rasakan itu sangat-sangat memberikan dukungan terhadap pengawalan pengajaran agama," pungkasnya.