Logo IKN Diluncurkan, Partai Perindo: Pohon Hayat Tunjukkan Kehidupan & Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Rabu 31 Mei 2023 20:24 WIBJAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan logo Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Selasa (30/5/2023).
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng menyatakan peluncuran logo tersebut merupakan keseriusan Jokowi dalam membangun IKN baru.
"Peluncuran logo IKN adalah menandakan satu lagi kesungguhan Jokowi untuk terus mewujudkan Nusantara sebagai Ibu Kota baru," kata Lakaseng, Rabu (31/5/2023).
Yusuf Lakaseng --yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Tengah itu-- menyebutkan, keseriusan Jokowi juga nampak dari pemilihan pohon hayat yang mempunyai makna kehidupan.
"Logo diambil dari pohon hayat yang artinya pohon kehidupan, menegaskan kalau Presiden Jokowi menginginkan Nusantara sebagai kehidupan baru Indonesia karena akan jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujar Lakaseng.
Politisi Partai Perindo -- yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu-- melanjutkan, bagi Partai Perindo IKN merupakan peradaban baru dan sejarah baru.
Peradaban baru, Lakaseng menjelaskan, nantinya di IKN Nusantara akan menjadi kota yang sangat modern dan canggih. Di mana, 70% wilayah IKN Nusantara adalah hutan, namun terdapat arsitektur yang mencirikan budaya Indonesia.
"Saya juga sebut sejarah baru, karena Pak Jokowi sesungguhnya sedang membayar utang sejarah dari Presiden Soekarno, sebab Ibu Kota baru itu sudah dicanangkan sejak Presiden Soekarno," ucap Lakaseng.
Juru bicara nasional Partai Perindo --partai yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu-- menambahkan, ia tidak sependapat dengan pihak-pihak yang mengkritisi pembangunan IKN Nusantara yang menyerap anggaran Rp500 triliun.
Menurutnya, nilai tersebut tidak perlu dipermasalahkan, karena IKN Nusantara merupakan solusi dari permasalahan yang dihadapi Jakarta sebagai IKN saat ini.
"IKN itu akan jadi solusi permanen dari problem yang dihadapi Jakarta, mulai dari kemacetan, penduduk yang sangat padat, polusi yang makin mengkhawatirkan serta ancaman tenggelamnya Jakarta, karena permukaan tanahnya yang makin turun," paparnya.
"Selain itu, IKN akan jadi simbol kemajuan dan keberhasilan pembangunan berbasis Indonesia sentris," pungkasnya.


