Majukan Sektor Pertanian, Perindo: Balai Sertifikasi Perlu Dibangun di Kalteng
Selasa 29 Juni 2021 15:51 WIBPALANGKA RAYA - Legislator Kalimantan Tengah (Kalteng) Sengkon menyarankan kepada pemerintah provinsi untuk membangun dan mengembangkan Balai Sertifikasi Pertanian sebagai upaya mendorong petani semakin berkembang serta mempermudah mendapatkan bibit berkualitas dan lainnya. Keberadaan Balai Sertifikasi Pertanian sangat membantu dalam hal memperkuat temuan bibit ataupun benih dari para petani di provinsi untuk dilakukan penelitian maupun pengujian lebih lanjut, kata Sengkon di Palangka Raya, Senin (28/6/2021). "Apalagi Kalteng kan salah satu provinsi yang telah ditunjuk Pemerintah Pusat sebagai lokasi proyek food estate. Jadi, sangat perlu dibangun Balai Sertifikasi Pertanian di provinsi ini," lanjut dia. Menurut Sengkon penelitian dan pengujian hingga sertifikasi terhadap produk-produk pertanian sangat diperluhkan provinsi ini. Alasannya sangat berkaitan dengan prospek pengembangan yang lebih luas. Bahkan apabila dikaitkan dengan pengembangan food estate, maka kualitas dan mutu produk pertanian dari hasil pengujian sangat diperluhkan. Anggota Komisi II DPRD Kalteng itu menjelaskan sertifikat yang ada tidak sekedar sertifikasi, mengingat sebelumnya sudah dilakukan penelitian oleh orang yang ahli di bidangnya. "Jadi sertifikasi ini dapat dikatakan bisa diandalkan," kata Sengkon. Politikus Partai Perindo ini menilai untuk mengembangkan sarana tersebut di Kalteng bukan lah hal yang sulit. Ketersediaan SDM mulai dari akademisi, pakar, peneliti, hingga dukungan perguruan tinggi sudah dianggap mampu menjadi bagian dari pihak yang dilibatkan. Dia menuturkan untuk mengoptimalkan fungsi sarana tersebut pemerintah tidak harus bekerja sendiri. Pemerintah bisa membuat kerjasama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan penelitian, pengembangan hingga pemanfaatan hasil pengujian produk pertanian. "Itukan kenapa saya menyarankan bisa dikerjasamakan berbagai hal yang berkaitan dengan pertanian. Ini penting saya kira, apalagi kita menghadapi food estate dan sebagai penyangga Ibu Kota negara," demikian Sengkon. Antara


