Daftar Anggota
  • Berita
  • Masyarakat Diminta Maklumi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Jubir Partai Perindo: Tidak Apple to Apple
Masyarakat Diminta Maklumi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Jubir Partai Perindo: Tidak Apple to Apple
Juru Bicara Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng

Masyarakat Diminta Maklumi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Jubir Partai Perindo: Tidak Apple to Apple

Senin 27 Juni 2022 10:24 WIB

JAKARTA -- Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan blusukan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu 25 Juni 2022. Saat blusukan, ia sempat berdialog dengan sejumlah pedagang bahan pokok.

Di tengah kegiatannya tersebut, pria yang akrab dipanggil Zulhas, meminta masyarakat memaklumi kenaikan harga pangan itu dengan membanding-bandingkan sejumlah harga bahan pokok di Indonesia dengan Singapura. Salah satunya beras.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungikonvensirakyat.com

Menurutnya, harga beras premium di Indonesia yang berada di kisaran Rp12 ribu jauh lebih murah dibandingkan dengan Singapura. Di Singapura, ia menyebutkan, beras di sana berada di kisaran Rp32 ribu.

Merespons hal tersebut, Juru Bicara Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng meminta rakyat memaklumi kenaikan harga bahan-bahan pokok dengan membandingkannya pada harga bahan pokok di Singapura tidak apple to apple.

Ia menyebutkan, penunjukkan Zulhas menjadi Mendag untuk merapikan kenaikan harga bahan pokok yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Untuk itu, Yusuf meminta Zulhas untuk fokus mengatasi permasalahan tersebut.

"Kami mengkhawatirkan tujuan Presiden melakukan reshuffle kabinet untuk perbaikan kinerja menjadi tidak tercapai, pergantian Menteri Perdagangan itu untuk memenuhi tuntutan rakyat agar pemerintah mampu menstabilkan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, beras, telur, daging, dan ayam yang terus naik," kata Yusuf kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (26/6/2022).

Yusuf melanjutkan, perbandingan tersebut tidak apple to apple jika dilihat dengan pendapatan rakyat kedua negara tersebut.

"Padahal itu perbandingan yang tidak apple to apple, pendapatan per kapita rakyat Singapura jauh di atas Indonesia, yaitu 13 kali lipat, di Singapura pendapatan per kapitanya per tahun US$48.595 sementara di Indonesia hanya US$3.452," ujarnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Ia menambahkan, untuk tercapainya menstabilkan harga bahan pokok diperlukan inovasi baru dalam penyelesaiannya.

"Pak Zulkfli Hasan walaupun menteri baru tapi masih mempraktikkan kebijkan lama tanpa ada inovasi dan perubahan sama sekali," pungkasnya.

Okezone