Daftar Anggota
  • Berita
  • Minim Sumbangkan PAD, Dewan Partai Perindo Jombang Soroti 2 Perumda Ini
Minim Sumbangkan PAD, Dewan Partai Perindo Jombang Soroti 2 Perumda Ini

Minim Sumbangkan PAD, Dewan Partai Perindo Jombang Soroti 2 Perumda Ini

Selasa 29 September 2021 00:20 WIB

JOMBANG - Minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) disumbangkan 2 Perusahaan Umum Daerah atau Perumda menjadi sorotan sejumlah fraksi DPRD Jombang.

Wakil rakyat menilai 2 Perumda yakni Aneka Usaha Seger dan Perkebunan Panglungan tidak sehat dalam mengelola perusahaan dan harus dilakukan audit keuangan.

Sekretaris Fraksi PKS-Perindo Achmad Tohari bukan suara soal penghasilan didapatkan 2 Perumda tersebut. Musababnya, PAD yang dihasilkan 2 Perumda itu bisa lebih daripada yang didapatkan saat ini.

"Sekarang PAD Aneka Usaha Seger disampaikan hanya Rp29 juta tahun kemarin. Panglungan malah tidak memberikan kontribusi apapun," ujar Tohari.

BACA JUGA: Ketua Pemuda Perindo Rote Ndao Diusulkan Menjadi Bacalon Bupati 2024

Dikatakannya Perumda Perkebunan Panglungan mempunyai lahan seluas kurang lebih 95 hektare dan apabila lahan itu dikelola dengan baik tentu akan menghasilan PAD yang besar.

Sedangkan, Perumda Aneka Usaha Seger mempunyai beberapa kegiatan usaha seperti klinik, laboratorium, dan percetakan yang hanya bisa menghasilkan Rp29 juta pertahun.

"Saya rasa 2 Perumda ini kurang sehat," kata Ketua DPD Partai Perindo Jombang tersebut.

Bahkan, dia mengungkapkan beberapa waktu lalu terdapat pihak ketiga yang ingin menyewa lahan Perkebunan Panglungan dengan membayar Rp300 juta pertahun.

"Itu lebih menguntungkan dibandingkan sekarang yang justru tidak memberikan kontribusi apapun dan menghasilkan PAD. Mending disewakan saja," tegas anggota DPRD Jombang dari Partai Perindo ini.

Hal senada juga disampaikan Kartiyono. Wakil Ketua Fraksi PKB Jombang itu mengungkapkan BUMD di Jombang masih belum dimaksimalkan untuk menyetor PAD, terutama Perumda Perkebunan Panglungan dan Aneka Usaha Seger.

"Padahal kita mempunyai banyak potensi baik SDM maupun SDA," katanya.

Faktualnews