Momentum Ramadan, Kapressy Jacob Serap Aspirasi untuk Pembangunan Berkeadilan
Jumat 20 Maret 2026 19:46 WIBMALUKU TENGAH – Pemerataan pembangunan masih menjadi isu strategis di berbagai daerah, terutama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terakomodasi secara adil. Dalam konteks ini, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi penting, tidak hanya sebagai representasi politik, tetapi juga sebagai jembatan aspirasi yang menghubungkan kebutuhan warga dengan arah kebijakan pembangunan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat interaksi tersebut melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan sekaligus dialog terbuka. Anggota DPRD Maluku Tengah dari Partai Perindo, Drs. Kapressy Jacob, menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan reses bersama masyarakat Negeri Tamilow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, di mana berbagai persoalan di tingkat akar rumput dapat disampaikan secara terbuka. Suasana kebersamaan yang terbangun turut memperkuat kedekatan emosional, sehingga proses penyerapan aspirasi berlangsung lebih cair dan partisipatif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapressy Jacob menegaskan bahwa reses tidak sekadar menjadi agenda formal, melainkan bagian penting dari upaya memahami kebutuhan riil masyarakat. “Melalui kegiatan ini, saya ingin mendengar langsung kebutuhan dan harapan masyarakat Tamilow, agar dapat diperjuangkan secara maksimal dalam kebijakan dan program pembangunan ke depan,” ujarnya.
Partisipasi masyarakat terlihat dari beragam aspirasi yang disampaikan, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan sektor ekonomi lokal. Ragam masukan ini mencerminkan harapan masyarakat terhadap pembangunan yang tidak hanya terpusat, tetapi mampu menjangkau seluruh lapisan.
Selain dialog, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiah singkat yang menekankan pentingnya kebersamaan, gotong royong, serta menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Nuansa tersebut kemudian berlanjut dalam buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Apresiasi turut disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat atas kehadiran dan perhatian yang diberikan. Kehadiran langsung dalam forum seperti ini dinilai menjadi bentuk komunikasi yang efektif, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemangku kepentingan dan masyarakat semakin kuat, sekaligus memperkuat fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Maluku Tengah.


