Daftar Anggota
  • Berita
  • Monitoring Infrastruktur Jalan, Wakil Ketua DPRD Matim asal Perindo Beri Sejumlah Catatan
Monitoring Infrastruktur Jalan, Wakil Ketua DPRD Matim asal Perindo Beri Sejumlah Catatan

Monitoring Infrastruktur Jalan, Wakil Ketua DPRD Matim asal Perindo Beri Sejumlah Catatan

Senin 21 Juni 2021 12:19 WIB

MANGGARAI - Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur (Matim), Damu Damian melakukan kunjungan kerja dan monitoring pekerjaan fisik Tahun 2021 pada pelebaran badan jalan ruas Mano-Waewake untuk segmen Mano-Banjar Kecamatan Lamba Leda Selatan, tahapan Tahun anggaran 2021. Damu Damian mengatakan kunjugan kerja ini adalah tugasnya sebagai anggota dewan pada pengawasan infrastruktur fisik seperti jalan. “Saya mengambil tugas memonitor pelaksanaan kegiatan penggalian pelebaran badan jalan ruas Mano-Waewake untuk segmen Mano-Bajar untuk tahapan tahun anggaran 2021," ungkap Damu pada Wartaterkini.news, Sabtu (19/6/2021). Menurut Damu, di lokasi kunjungan kerja terlihat pekerjaan penggalian sedang berjalan namun ada beberapa bagian yang dilewatkan penggaliannya. Terkait hal ini dia menanyakan pada operator maupun tenaga kerja yang ada di lokasi kegiatan. “Ada yang karena alasan terdapat pohon yang berdekatan dengan jaringan kabel PLN, ada yang karena para pemilik lahan perlu bicara dengan PUPR," katanya. Selanjutnya, Damu Damian memberikan masukan pada operator maupun tenaga kerja agar bangun koordinasi dengan pihak PLN dalam proses penggalian lanjutan. Mengingat, pohon yang ada di pinggir jalan berdempetan dengan kabel listrik. “Kalau terkait pohon akan koordinasi dengan pihak PLN untuk matikan sementara arus atau mengatur kabel atau tiang agar tetap aman ketika dilakukan penggalian. Khawatir pohon tumbang akan mengenai kabel dan merusak jaringan listrik kepada para pelanggan,” bebernya. Sementara terkait lahan tertentu yang masih lakukan koordinasi dengan pihak PUPR, Damu menekankan dibatasi waktu dan pemakaian alat pada lokasi penggalian/pelebaran jalan. “Sedangkan terkait lahan pihak tertentu yang masih lakukan komunikasi dengan pihak PUPR. Hal tersebut sudah diberitahukan dan kami menunggu namun perlu diingatkan bahwa kami juga dibatasi waktu dan pemakaian alat pada lokasi ini," ujar Damu yang juga Ketua DPD Partai Perindo Matim ini. Ia berharap pemilik lahan dan Dinas PUPR secepatnya memberikan kepastian agar pelebaran segera dilakukan. “Harapannya pihak pemilik lahan dan pihak PUPR secepatnya memberi kepastian agar kami bisa melakukan penggalian pelebaran pada bagian tersebut,” harapnya. Pada saat bersamaan, Damu juga mengajak warga yang melintas di jalur pelebaran jalan agar berhati-hati. Dia mengajak warga yang melintasi jalur tersebut untuk diminta pengertiannya ketika alat berat melakukan penggalian serta menghargai isyarat atau larangan lewat dari pekerja proyek jalan sehingga mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. "Semisal ada material yang runtuh ke badan jalan pas kita melintas, atau pergerakan alat kerja yang dalam hal ini exavator yang sedang melalukan aktivitas karena kita tidak menginginkan terjadi kecelakaan pada lokasi kegiatan ini," serunya. Damu menilai bila material hasil galian yang terhampar untuk pembentukan badan jalan akan sangat rawan pada musim hujan, tentu jalan akan menjadi licin dan itu sangat berbahaya. Karena itu dia berharap pihak dinas teknis untuk memperhatikan hal ini. "Apakah setelah penggalian pelebaran ini langsung diikuti agregat atau tidak. Kalau iya berarti ruas jalan ini akan tetap bermanfaat sebelum dilakukan pengaspalan. Namun apabila tidak, maka jalur ini menjadi jalur berbahaya untuk dilewati kendaraan pada saat musim hujan. Dia berharap pembangunan infrastruktur jalan tersebut harus dilengkapi dengan drainase meskipun saat ini baru sebatas saluran tanah sebelum dibangun saluran permanen. “Ini beberapa catatan sementara dari hasil pantauan lapangan pada kesempatan ini. Kami tetap lakukan pemantauan selama pekerjaan ini berlangsung meskipun tidak setiap saat. Pemantauan seperti ini berlaku untuk semua proyek fisik untuk meminimalisir kualitas buruk atas pekerjaan yang dilaksanakan,” ucapnya. Untuk itu pihaknya menekankan pada kontraktor agar melakukan pekerjaan dengan baik untuk menjamin kualitas jalan. “Kami berharap para kontraktor maupun pengawas lapangan untuk melakukan pekerjaan dengan baik untuk menjamin kualitas dan kalau tidak mau mendapat kritikan masyarakat. Kami dari DPRD Manggarai Timur akan lebih kencang lagi memerangi soal kualitas pekerjaan," pungkasnya. Wartaterkini