Daftar Anggota
  • Berita
  • Muktamar ke-34 NU, Partai Perindo: Semoga Hasilkan Pemimpin Bijak yang Beri Keteduhan
Muktamar ke-34 NU, Partai Perindo: Semoga Hasilkan Pemimpin Bijak yang Beri Keteduhan
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad turut menghadiri Muktamar ke-34 NU yang berlangsung di Lampung

Muktamar ke-34 NU, Partai Perindo: Semoga Hasilkan Pemimpin Bijak yang Beri Keteduhan

Rabu 22 Desember 2021 12:53 WIB

LAMPUNG -- Partai Perindo menyambut baik pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang resmi digelar di Lampung. Agenda utama Muktamar NU kali ini yakni pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam.

Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad mengatakan Partai Perindo mendoakan Muktamar ke-34 NU yang dilaksanakan pada Rabu (22/12/2021) hingga Kamis (23/12/2021) di Pondok Pesantren Daarussa'adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Provinsi Lampung dapat berjalan lancar tanpa ada satupun kendala.

BACA JUGA: Konvensi Rakyat Digital Inklusif dan Modern, Perindo Sudah Penuhi Syarat Masuk Senayan 

Selain itu, kata Khaliq, gelaran Muktamar ke-34 NU dapat menghasilkan keputusan yang berguna bagi masyarakat serta untuk bangsa dan negara Indonesia.  

"Kita mendoakan semoga Muktamar ke-34 NU berjalan lancar dan damai serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi umat dan bangsa," jelas Khaliq, Rabu (22/12/2021).

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Adapun pada agenda utama Muktamar ke-34 NU yakni pemilihan Ketua Umum PBNU, Khaliq berharap nantinya keputusan muktamar tersebut dapat menghasilkan pemimpin bijak yang mampu mencerahkan dan memberikan keteduhan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern serta dinamis.

"Semoga pemimpin yang terpilih dalam muktamar mampu memandu kehidupan keagamaan dan kebangsaan," tegas Khaliq yang turut hadir dalam kegiatan Muktamar di Lampung tersebut.

Melalui muktamar ini, Khaliq menginginkan NU ke depan harus mampu menjadi transformator sosial ke arah kemajuan yang beradab dan humanis.

"NU juga harus mampu menjadi kekuatan solutif dalam mengatasi masalah-masalah kekinian yang dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia," tambah Khaliq.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com


Sebagai informasi, agenda utama Muktamar NU ke-34 yang dibuka Presiden Joko Widodo tersebut yakni pemilihan secara langsung Ketua Umum PBNU yang dilakukan oleh peserta muktamar dan muktamirin.

Adapun pemilihan Rais Aam di Muktamar NU kali ini akan dilakukan oleh Ahlul Halli Aqdi (AHWA) yang terdiri dari 9 ulama sepuh.