Normalisasi Kali Pakai Dana Pribadi, Legislator Perindo Dorong Solusi Permanen Atasi Banjir di Labibia
Kamis 06 Agustus 2026 15:03 WIBKENDARI - Keterbatasan anggaran daerah tidak selalu membuat penanganan persoalan masyarakat harus menunggu. Di Kelurahan Labibia, Kota Kendari, normalisasi kali dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan, sembari mendorong pemerintah menyiapkan penanganan jangka panjang.
Anggota DPRD Kota Kendari Hasbulan melakukan pengerukan kali di samping Kantor Lurah Labibia menggunakan dana pribadi. Langkah tersebut diambil karena aliran kali yang tidak berfungsi optimal selama ini menjadi salah satu penyebab banjir yang dikeluhkan warga.
Hasbulan menjelaskan kegiatan tersebut tidak menggunakan dana pokok pikiran (Pokir), melainkan dibiayai sendiri karena masyarakat dinilai tidak bisa menunggu realisasi anggaran di tengah kebijakan efisiensi yang berdampak pada keterbatasan APBD Kota Kendari.
"Kegiatan ini saya gunakan uang pribadi, bukan uang pokir. Masyarakat tidak bisa menunggu lagi dana pokir yang entah kapan baru ada sebab pemerintah lagi efisiensi anggaran sementara warga mulai khawatir jika program normalisasi kali tidak segera dilaksanakan maka akan berefek banjir saat musim hujan," kata Hasbulan saat dihubungi, Kamis (6/8/26).
Menurut dia, kehadiran wakil rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata ketika masyarakat menghadapi persoalan yang bersifat mendesak, termasuk bencana maupun persoalan sosial lainnya.
"Kami akan selalu hadir di mana pun masyarakat membutuhkan. Jika ada situasi mendesak, baik itu musibah banjir maupun persoalan sosial lainnya, kami akan langsung turun tangan ke lapangan," ujarnya.
Meski mengambil langkah cepat melalui normalisasi kali, Hasbulan menegaskan penanganan banjir tetap membutuhkan dukungan pemerintah daerah melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Pemerintah daerah sebetulnya sudah mulai turun tangan, salah satunya melalui program pembangunan talud. Kami di lembaga legislatif juga terus mendorong program-program serupa," ujar Hasbulan yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kota Kendari ini.
Menurut dia, pembangunan talud dan pembenahan sistem drainase perlu dilakukan secara berkesinambungan agar aliran air semakin lancar dan banjir tidak kembali berulang.


