Daftar Anggota
  • Berita
  • Oknum Pejabat ATR/BPN Diduga Telantarkan Anak Selama 18 Tahun, RPA Perindo Siap Perkarakan!
Oknum Pejabat ATR/BPN Diduga Telantarkan Anak Selama 18 Tahun, RPA Perindo Siap Perkarakan!
RPA Perindo temui Irjen ATR/BPN (Foto: Widya Michella)

Oknum Pejabat ATR/BPN Diduga Telantarkan Anak Selama 18 Tahun, RPA Perindo Siap Perkarakan!

Selasa 25 Juni 2024 16:53 WIB

JAKARTA - Ketua Umum DPP Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeannie Latumahina mengatakan pihaknya siap untuk mengambil langkah hukum. Pernyataan ini disampaikannya usai bertemu dengan Inspektorat Jenderat ATR/BPN RI pada Selasa (25/6/2024) di Jakarta.

Kedatangan RPA Perindo sendiri guna menindak tegas oknum pejabat Kabag TU ATR/BPN Kanwil Kota Jambi berinisial A (45) yang telah menelantarkan anak F (17) selama 18 tahun.

"Kami harapkan masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan sebelum kita bawa ke ranah hukum pidana. Kalau tidak terselesaikan kami akan mengambil langkah ke hukum," kata dia.

Senada dengan, Ketua DPP Bidang Hukum RPA Perindo, Amriadi Pasaribu yang mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah bersurat beberapa kali hingga akhirnya mendatangi langsung 
Inspektorat Jenderal ATR/BPN. Upaya hukum itu akan dilakukan jika mediasi yang dilakukan gagal.

"Namun, apabila kali ini instansi ini tidak menggubris apa yang kita sampaikan, akan kita lakukan gugatan secara perdata," ucapnya.

Menurutnya, A (45) telah melakukan perbuatan melawan hukum karena telah menelantarkan anaknya selama 18 tahun. 

"Begitu juga dengan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak bisa digunakan, disitu akan kita buatkan baik perdata maupun pidananya," tuturnya.

Sebagai informasi, RPA Perindo merupakan sayap dari Partai Perindo partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu. Partai Perindo dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo ini dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera.

Okezone