Omicron Resmi Masuk RI, Ketua DPP Partai Perindo: Pemerintah & Masyarakat Harus Bersatu Tangkal Perluasan
Kamis 16 Desember 2021 17:36 WIBJAKARTA - Masuknya varian baru Covid-19 Omicron ke Indonesia seharusnya segera ditanggapi serius oleh pemerintah dan masyarakat.
Hal itu dikatakan Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial, Yerry Tawalujan, terkait terdeteksinya petugas kebersihan RS Darurat Wisma Atlet terjangkit Covid-19 varian Omicron.
Ini menjadi kasus positif Covid-19 varian Omicron pertama di Indonesia.
"Pemerintah dan masyarakat perlu serius menyikapi masuknya varian baru Covid-19 Omicron. Jangan anggap remeh, karena kita sudah punya pengalaman buruk di awal pandemi Covid-19 bulan Februari 2020 dan masuknya varian Delta di Juni 2021," ujar Yerry di Jakarta, Kamis (16/12/2021).
BACA JUGA: Partai Perindo Pastikan Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Dapat Perhatian
Apalagi menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya pergerakan dan kegiatan masyarakat sangat tinggi dengan kebiasaan berlibur akhir tahun.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa Nataru perlu dilakukan, jelas Yerry, namun tentunya jangan sampai terlalu membatasi pergerakan ekonomi.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Menurut Yerry, ada 6 hal yang perlu dilakukan pemerintah dan masyarakat, antara lain:
1. Segera lakukan PPKM dan pembatasan aktivitas sosial masyarakat, khususnya di libur Nataru.
2. Mencegah masuknya wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara yang telah terpapar Omicron.
3. Mencegah masyarakat Indonesia berlibur ke luar negeri.
4. Pemerintah perlu proaktif sesegera mungkin mendapatkan vaksin varian Omicron.
5. Sekalipun PPKM diterapkan, jangan sampai terlalu mengganggu kegiatan ekonomi di masyarakat.
6. Masyarakat perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).
Okezone


