Daftar Anggota
  • Berita
  • Palangka Raya Diguyur Hujan Deras, Partai Perindo Minta Warga Waspada Banjir & DBD
Palangka Raya Diguyur Hujan Deras, Partai Perindo   Minta Warga Waspada Banjir & DBD
Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ruselita

Palangka Raya Diguyur Hujan Deras, Partai Perindo Minta Warga Waspada Banjir & DBD

Selasa 18 Januari 2022 18:15 WIB

PALANGKA RAYA -- Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ruselita mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan dan berhati-hati beraktivitas di saat hujan turun.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Karena hingga saat ini Kota Palangka Raya masih diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, namun tetap menimbulkan dampak berupa genangan air di beberapa ruas badan jalan.

BACA JUGA: Kunjungi SMAK Langa, Dua Politisi Partai Perindo Ngada Disambut Antusias

Karena itu Ruselita meminta warga disetiap lingkungan RT/RW di Kota Palangka Raya untuk bisa mengaktifkan kegiatan kerja bakti bersama warganya.

Meski ada kawasan lingkungan RT/RW yang jarang terimbas genangan air sekalipun hujan turun deras, namun ada baiknya kegiatan kerja bakti tetap dilaksanakan.

"Ibaratnya, mengantisipasi lebih baik dari pada tidak sama sekali. Mengingat dampak yang ditimbulkan hujan ini tidak hanya genangan atau banjir, namun juga berdampak pada sebaran penyakit. Salah satunya penyakit DBD," ucap dia, Rabu lalu. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi: bit.ly/MemberPartaiPerindo

Maka dari itu sambung dia, cara untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan hujan, tidak lain hanya dengan menjaga lingkungan agar selalu tetap bersih.

Karena ada banyak manfaat yang didapat ketika warga melaksanakan kerja bakti. Di antaranya, lingkungan terlihat asri dan bersih, banjir/genangan air yang disebabkan oleh hujan kemungkinan besar tidak akan terjadi, bahkan bibit penyakit ataupun virus sangat kecil potensinya untuk berkembang biak.

"Yang terpenting warga dapat membiasakan diri untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, salah satunya di saluran air. Faktor utama penyebab terjadinya genangan air karena terjadi penyumbatan pada saluran akibat penumpukkan sampah," tukasnya. 

Borneonews