Parpol Nonparlemen Siap Ikut Terlibat dalam Pencapresan 2024
Rabu 23 Februari 2022 23:32 WIBJAKARTA - Partai politik nonparlemen menyatakan siap untuk bersama-sama terlibat aktif dalam pencalonan presiden (Pencapresan) pada kontestasi Pemilu 2024. Hal ini merupakan hasil pertemuan yang dibahas enam partai politik nonparlemen Rabu (23/2/2022) malam ini.
"Kami membuka wacana tentang keikutsertaan untuk pencapresan pemilu tahun 2024," kata Ketua Umum DPP Partai PerindoHary Tanoesoedibjo saat menyampaikan hasil pertemuan yang dilakukan secara tertutup di Plataran Menteng, Jakarta Pusat.
BACA JUGA: 6 Petinggi Parpol Nonparlemen Terlihat Akrab dalam Pertemuan di Menteng
Pria yang akrab disapa HT ini mengungkap salah satu alasan yang membuat partai politik nonparlemen akan terlibat aktif dalam pencapresan di 2024 mendatang. Satu hal yang paling mendasari adalah perolehan suara yang didapat parpol nonparlemen pada Pemilu 2019.
Dia mengungkapkan, syarat untuk bisa mencalonkan capres dan cawapres jika merujuk UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, tidak hanya merujuk ambang batas atau presidential treshold sebesar 20 persen saja. Namun, juga perolehan suara hasil Pemilu 2019 minimal 25 persen.
"Kami berenam ditambah Partai Berkarya yang tidak ikut serta malam ini karena menunggu proses hukum mereka, dan akan kami undang nanti pada saatnya. Itu totalnya 13,5 juta lebih suara tahun 2019. Jadi, kalau itu seandainya diperhitungkan, itu merupakan pemenang nomor dua setelah PDIP. Jadi bukan jumlah yang kecil, jumlah yang besar," ujarnya.
"Dan itulah kami memutuskan untuk mewacanakan bersama-sama, jadi satu koalisi untuk ikut kontestasi pencapresan tahun 2024 mengikuti jalur suara 25 persen," tutur Hary.
Untuk diketahui, sejumlah petinggi parpol nonparlemen yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya; Ketua Umum PKP Yussuf Soelichin, Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana, Waketum DPP PBB Tatang Zaenuddin, dan perwakilan Ketua Umum Partai Hanura.
Okezone


