Daftar Anggota
  • Berita
  • Partai Perindo Aceh Utara Siap Hadapi Verifikasi KPU
Partai Perindo Aceh Utara Siap Hadapi Verifikasi KPU
DPD Partai Perindo Kabupaten Aceh Utara terus melakukan penguatan pembentukan kepengurusan DPC di 27 kecamatan hingga ke tingkat bawah

Partai Perindo Aceh Utara Siap Hadapi Verifikasi KPU

Selasa 28 Juni 2022 15:28 WIB

ACEH UTARA -- DPD Partai Perindo Kabupaten Aceh Utara terus melakukan penguatan pembentukan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) di 27 kecamatan hingga ke tingkat bawah. Demikian disampaikan Ketua Partai Perindo Aceh Utara Ibrahim.

Pembentukan pengurus ini sebagai upaya Partai Perindo Aceh Utara mempersiapkan diri menghadapi verifikasi di Pemilu 2024 dalam meraih kursi parlemen. 

"Semua pengurus sudah siap menghadapi verifikasi nasional dan kami juga sudah bertekad untuk mendapatkan kursi di parlemen baik di tingkat DPRK, DPRA dan DPR-RI, minimal satu kursi," ungkap Ibrahim, Minggu (26/6/2022).

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com 

Dengan militansi yang dimiliki para kader, Ibrahim yakin bisa membawa Partai Perindo menang, bukan hanya pada Pemilu Legislatif tetapi juga Pemilu Presiden.

“Pemilu tahun 2024 ini adalah kali kedua di Indonesia Pileg dibarengi dengan Pilpres. Maka teman-teman tidak ada kata lain selain kita menang Pileg, kita juga harus menangkan Pilpres 2024,” tegasnya.

Ibrahim menambahkan Partai perindo Aceh Utara juga membuka peluang bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif baik di tingkat DPRK, DPRA dan DPR-RI. 

Bukan sekadar kerja keras dan militansi dari seluruh kader, dibutuhkan inovasi agar selalu dekat dengan masyarakat dalam membuat program-program yang tepat sasaran, kata Ibrahim. 

Selain itu, Partai Perindo akan mengusahakan di semua kecamatan dan sebagian Gampong (kelurahan) terdapat Warung Sejahtera sehingga betul-betul bisa membantu masyarakat menengah bawah.

Dia mengatakan setiap wilayah memiliki persoalannya masing-masing. Karena itu, kegiatan dan program Partai Perindo bisa berbeda di setiap wilayah kecamatan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Misalnya di Aceh Utara banyak buruhnya, apa yang bisa dilakukan untuk kebaikan buruh. Kalau yang masyarakatnya banyak UMKM seperti di kota-kota, apa yang bisa kita lakukan untuk kebaikan para UMKM-UMKM. Jadi semua bisa beda-beda,” terangnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Di Kabupaten Aceh Utara misalnya, salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat setempat adalah terus berkurangnya lahan pertanian.

Setiap tahun, lahan pertanian produktif di kabupaten tersebut berkurang mencapai 70 hektare karena beralih fungsi menjadi kawasan perumahan, pembangunan ruko dan pabrik. Gencarnya pembangunan akhirnya membuat lahan pertanian petani tidak dialiri irigasi.

“Masalah pertanian dan aliran air irigasi harus diatasi secara serius. Sekarang ini petani jumlahnya sedikit dan penghasilannya kecil dan lahannya semakin sedikit. Itulah kenapa kita harus bangkit melawan kemiskinan,” kata Ibrahim.

Menurutnya Kabupaten Aceh Utara perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki basis pertanian yang besar. Perlu dibukanya lagi lahan pertanian agar para petani bukan hanya sebagai penggarap, tetapi juga pemilik lahan.

Tidak hanya itu, mereka harus diberi akses ke dana murah agar bisa membeli bibit, pupuk, dan alat-alat pertanian seperti traktor sehingga bisa produktif.

“Kami akan memperjuangkan masyarakat marjinal termasuk petani. Ini merupakan bagian dari perjuangan Partai Perindo untuk membantu petani, UMKM, nelayan dan buruh,” ucapnya.

Tumpasaceh