Partai Perindo Apresiasi Kinerja Pemerintah Hapus Stunting
Rabu 07 September 2022 08:16 WIBJAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesehatan dan Narkoba DPP Pemuda Perindo, Alex A. Saputra mengapresiasi kinerja Pemerintah Pusat dan Daerah terkait daruratnya stunting di Jakarta dan daerah lainnya.
Ia menuturkan, Pemerintah memalui Kementerian dan Dinas terkait secara aktif memberikan edukasi tentang bagaimana mencegah stunting.
"Tapi tidak bisa kita pungkiri Pemerintah selalu memfasilitasi dalam arti mereka sosialisasi dari Kemenkes, yang tidak kalah penting mengedukasi para ibu hamil utamanya, karena ibu hamil ini harus tahu peran penting ASI (air susu ibu)," kata Alex dalam Podcast AKSi Nyata #DariKamuUntukIndonesia di akun YouTube Partai Perindo, Selasa (6/9/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Ia menyebutkan, peranan ASI sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak, terutama dalam masa 1000 hari pertama kelahiran anak.
"Kalau tidak diberi ASI otomatis pertumbuhan anak bayi ini kurang, bisa dikatakan tingginya kurang," ujarnya.
Namun, ia mengaku turut prihatin dengan tingginya anak yang menderita gizi buruk dan stunting di wilayah DKI Jakarta.
Merujuk data BPS 2020, jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi dan stunting itu sebanyak 6.047 anak
Terkait tingginya penderita kurang gizi dan stunting, Alex menyebutkan salah satu penyebabnya adalah Pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia khususnya di DKI Jakarta.
Diketahui, semenjak pandemi banyak orang tua yang kehilangan mata pencahariannya karena efek Covid-19 sangat luas.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Dengan kehilangan mata pencaharian, Alex menyebutkan para orang tua semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka, terutama yang berada di dalam masa tumbuh kembangnya.
"Ingin membeli suatu kebutuhan gizinya terhambat dengan pandemi tersebut apalagi pekerja otomatis penghasilan dia menurun karena ada pengurangan pekerjaan," kata Alex.
Okezone


