Partai Perindo Dorong Pendidikan Politik Masuk Kurikulum Sejak Dini
Senin 25 April 2022 09:45 WIBJAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mendorong agar pendidikan politik masuk dalam kurikulum pendidikan.
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis Pembinaan Organisasi Sayap dan Hubungan Antar Organisasi DPP Partai Perindo, Boyke Novrizon.
BACA JUGA: TGB dan Ketua DPW Partai Perindo DIY Bahas Konvensi Rakyat
Boyke menyebutkan dirinya sudah berorganisasi sejak bersekolah hingga bangku kuliah.
"Untuk memiliki generasi muda yang tidak apatis terhadap politik, maka pemerintah harus memiliki tanggung jawab untuk menempatkan kurikulum politik sejak dini," kata Boyke dalam Podcast AkSI Nyata #DariKamuUntukIndonesia bertajuk "Stop Apatis! Generasi Milenial Harus Melek Politik" di akun YouTube Partai Perindo, Minggu (24/4/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Menurutnya, apabila pemerintah ingin generasi muda kedepannya menjadi regenerasi kepemimpinan nasional yang baik dan matang, Boyke merasa tanggung jawab moral paling utuh adalah di pemerintah.
"Sejak SMA harus diwajibkan kurikulum pembelajaran politik secara utuh. Kurikulum ini dapat membuat mereka memahami dan belajar konteks politik nasional dan luar negeri," tutur Boyke.
Ia mengungkapkan, dengan ketertarikan generasi muda pada dunia politik sejak dini maka nantinya saat menjadi mahasiswa mereka dapat semakin berkontribusi positif terhadap dunia politik dan pergerakan mahasiswa.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan
dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
"Apabila e-sport yang tadinya disebut game biasa sekarang sudah masuk kurikulum, maka politik juga sudah selayaknya masuk dalam kurikulum pendidikan," pungkas Boyke Novrizon.
SINDOnews.com


