Daftar Anggota
  • Berita
  • Partai Perindo Maluku Tengah Luncurkan Website dan Gelar Dialog Politik
Partai Perindo Maluku Tengah Luncurkan Website dan Gelar Dialog Politik
Penyerahan piagam kepada Komisioner KPUD Maluku Tengah Jaliman Latuconsina, S.Pi yang menjadi pembicara dialog politik oleh Drs. A

Partai Perindo Maluku Tengah Luncurkan Website dan Gelar Dialog Politik

Rabu 15 September 2021 07:19 WIB

MASOHI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Maluku Tengah saat ini sudah memiliki website sendiri yang akan dijadikan sebagai sarana publikasi dan penyebaran informasi yang edukatif kepada masyarakat.

Peluncuran website Perindomalteng.com, dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Dialog Politik 5 September 2021 lalu di Masohi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Wilayah Partai Perindo Provinsi Maluku, Pengurusan DPD Partai Perindo Kabupaten Maluku Tengah, Anggota DPRD Fraksi Perindo DPRD Maluku Tengah, Pengurus DPC Kecamatan Amahai, Kota Masohi, Teon Nila Serua dan Teluk Elpaputih.

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Maluku Tengah Drs. Abdul Kadir Raharusun mengatakan kehadiran website ini merupakan salah satu program sebagai tanggungjawab jawab sosial dan politik.

Baca Juga: Partai Perindo Jabar Bekali Kader Wawasan Hukum dalam Berpolitik

Selain itu dimaksudkan agar terjadi proses digitalisasi peran partai Politik sebagai sarana publikasi dan penyebaran informasi yang edukatif kepada masyarakat.

Sementara itu, Jaliman Latuconsina, S.Pi Divisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Maluku Tengah yang menjadi pembicara dalam acara Dialog Politik mengapresiasi inisiatif DPD Perindo Maluku Tengah atas kegiatan yang sangat positif. Apalagi dengan mengundang langsung pihak KPUD sebagai pembicara.

Menurut Latuconsina, sudah seyoginya parpol mengambil peran membuka ruang diskusi dalam rangka peningkatan kapasitas kader atau masyarakat tentang kepemiluan. 
Apalagi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 yang akan dilaksanakan nanti sangat berbeda dengan 12 Pemilu sebelumnya.

“Dengan forum dialog tentang rezim pemilu masyarakat dan kader partai menjadi teredukasi sehingga tidak gampang terpengaruh hoax,” kata Latuconsina.