Partai Perindo Manggarai Barat Fokuskan Dua Hal Penting Ini
Kamis 27 Mei 2021 14:28 WIBMANGGARAI - Partai politik sebagai energi politik tentu mengambil peran penting menentukan arah pembangunan daerah, sebagaimana yang tengah diperjuangakan oleh Partai Perindo Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur. Ketua DPD Partai Perindo Manggarai Barat Stanislaus Stan dalam acara pelantikan DPD sekaligus peresmian Kantor Partai Perindo di Labuan Bajo, Senin (24/05/2021) lalu, mengatakan dua hal penting yang akan menjadi fokus kerja partai ke depan. Pertama, sebagai partai baru tentu jubah partai perlu di jaga melalui kerja keras kader partai sebagai upaya mempertahankan nilai. Karena itu, kata Stanis, konsolidasi partai ke seluruh kecamatan hingga ke desa se kabupaten Manggarai Barat menjadi agenda penting bahkan fokus Partai Perindo dalam waktu dekat. Menurut Stanis, konsolidasi partai perlu di lakukan dengan multi tujuan termasuk di dalamnya soal upaya melebarkan sayap partai serta mengangkat kader-kader partai yang potensial untuk di persiapkan dalam kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) mendatang. Stanis menambahkan, Partai Perindo bertekad menjadi partai pemenang dalam Pileg mendatang, agar langkah partai ke Pilkada Serentak 2024 semakin mulus. "Partai Perindo ini partai baru, kami berusaha menjaga jubah agar tetap putih. Lebih dari itu, kami juga siap besarkan partai melalui kerja kerja partai untuk kepentingan kolektif. Tentu, buah dari kerja kolektif itu muaranya ke kemenangan termasuk kemenangan Pileg dan Pilkada mendatang, itu fokus kami sehingga konsolidasi menjadi penting bagi kami," tutur Stanislaus saat di temui dailyklik di Labuan Bajo. Bukan hanya soal konsolidasi partai, DPD Perindo Mabar juga bertekat membangun sektor pertanian. Stanislaus menjelaskan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi sektor pertanian Manggarai Barat yang tidak di urus serius selama ini. Leading sektor mabar, kata Stanis, bukan pariwisata tetapi pertanian. Karena menurutnya, kurang lebih 90 persen masyarakat Mabar bermata pencaharian sebagai petani. Karenanya, sektor pertanian perlu di bangun serius untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mulai dari masalah beras yang diimpor dari luar daerah sampai instabilitas harga komoditas pertanian menjadi perhatian serius partai besutan Harry Tanoesoedibjo itu ke depan. "Sektor pertanian kita sangat menjanjikan, tetapi sayangnya tidak terurus dengan baik padahal itu adalah leading sektor bukan hanya pariwisata. Kita juga prihatin, beras di impor dari luar sampai harga juga tidak stabil soal komoditas pertanian," ungkap Staniuslaus. "Perindo siap memperjuangkan hak para petani melalui kerjasama dengan pemerintah daerah," tandasnya. Berdasarkan pantauan dailyklik, pelantikan DPD hingga peresmian Kantor DPD Partai Perindo Mabar berjalan aman, baik pengurus partai maupun semua pihak yang terlibat mematuhi protokol kesehatan.


