Daftar Anggota
  • Berita
  • Partai Perindo Sulteng Soal Arah Dukungan ke Petahana Cudy, Atha Mahmud: Kenapa Tidak?
Partai Perindo Sulteng Soal Arah Dukungan ke Petahana Cudy, Atha Mahmud: Kenapa Tidak?
Gubernur Sulawesi Tengah yang juga petahana, H Rusdy Mastura atau yang bisa disapa Cudy.

Partai Perindo Sulteng Soal Arah Dukungan ke Petahana Cudy, Atha Mahmud: Kenapa Tidak?

Jumat 19 April 2024 14:40 WIB

PALU - Partai Perindo sudah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah di Provinsi Sulawesi Tengah. Pendaftaran dibuka mulai 17 April hingga 31 Mei mendatang.

Khusus pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, bertempat di Sekreatiat DPW Partai Perindo Sulteng Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu. Adapun, tempat pendaftaran balon Bupati dan Wakil Bupati maupun balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilakukan di Sekretariat DPD Partai Perindo di masing-masing tingkatan atau daerah.

Menurut Ketua Desk Pilkada DPW Partai Perindo Sulteng, Atha Mahmud, arah dukungan Partai Perindo di Pilgub Sulteng 2024 kemungkinan besar ke calon petahana Rusdy Mastura atau yang akrab disapa Cudy.

"Kalau pak Cudy maju, kenapa tidak?," kata Atha soal arah dukungan Partai Perindo di Pilgub Sulteng 2024.

Atha menyampaikan itu di hadapan rekan-rekan media saat memimpin konferensi pers pembukaan pendaftaran bakal calon kepala daerah Partai Perindo, Rabu 17 April 2024, di Palu.

Ada beberapa alasan yang membuat Partai Perindo tidak bisa berpindah ke lain hati dari sang petahana. Salah satunya karena sudah bersama-sama di Pilgub 2020 sebelumnya.

"Sesuai hasil Pileg 2024, Partai Perindo 2 kursi di DPRD Sulteng. Cudy memang sudah didukung Partai Perindo sejak awal maju (Pilgub 2020)," tegasnya lagi.

Mendukung Cudy, sangat rasional bagi partainya, ujar Atha. Apalagi dengan melihat capaian-capaian pembangunan yang ditorehkan Cudy selama memimpin Sulteng.

"Sederhana saja, misalnya PAD daerah kita. Periode sebelum mentok di angka Rp900-an miliar. Sekarang di era Cudy sudah menyentuh di angka hampir Rp2 triliun. Naik terus angkanya (PAD) itu," beber Atha yang juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Perindo Sulteng ini.

Bahkan, Cudy memimpin Sulteng hanya dalam jangka waktu pemerintahan tiga tahun. Memimpin saat daerah ini bahkan dunia, saat dilanda wabah Covid-19.

"Sebenarnya beliau (Cudy) ini menjabat Gubernur efektifnya tidak lebih dari dua tahun. Dan statistik yang dikeluarkan BPS juga menunjukkan (pembangunan) terjadi peningkatan," sanjung Atha.

Tapi di lain pihak, ada akademisi yang mempersoalkan angka-angka keberhasilan pembangunan itu secara politik, bukan secara teknis.

Padahal, apa yang dipersoalkan itu justru memicu ruang perdebatan. Karena menurut Atha, pembangunan itu bukan hanya soal angka-angka saja.

"Inilah kenapa kita masih condong memberi dukungan ke Cudy. Beliau juga tipikal pemimpin dan pengayom yang bijak. Orang tua yang tidak pernah ada dendam politik bagi lawannya," tandas Atha mantap.

Diketahui, saat ini Rusdy Mastura yang juga kader Partai Gerindra, sudah menyatakan diri akan mencalonkan lagi Gubernur Sulteng.

Bahkan, melalui LO-nya Rusdy Mastura sudah mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur di PDIP, PKB dan PAN.

Metrosulteng.com