Daftar Anggota
  • Berita
  • Partai Perindo Usung JTP-Deni di Pilkada Taput, Fery-Syahdian di Labuhan Batu Selatan
Partai Perindo Usung JTP-Deni di Pilkada Taput, Fery-Syahdian di Labuhan Batu Selatan
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) telah menyerahkan berkas dukungan kepada dua pasangan bakal calon kepala daerah di Sumut.

Partai Perindo Usung JTP-Deni di Pilkada Taput, Fery-Syahdian di Labuhan Batu Selatan

Jumat 05 Juli 2024 15:20 WIB

MEDAN - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) telah menyerahkan berkas dukungan kepada dua pasangan bakal calon kepala daerah di Sumut. 

Dua calon kepala daerah yang telah mendapatkan dukungan berupa dokumen B1KWK. 

Ada pun dokumen dukungan itu diserahkan kepada Dr. JTP Hutabarat sebagai calon Bupati Tapanuli Utara dan Dr. Deni Lumbantoruan sebagai wakil Bupati.

Kemudian Fery Sahputra sebagai calon bupati Labuhan Batu Selatan berpasangan dengan Syahdian Purba. 

"Berkas dukungan kepada kedua balon Bupati dan Wakil Bupati itu sudah diserahkan oleh Ketua Harian DPP Perindo, Angela Tanoesoedibjo di depan Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo di Kantor DPP Perindo pada Senin, 1 Juli 2024 kemarin," kata Wakil Sekretaris DPW Partai Perindo Sumut, Budianta Tarigan, Jumat (5/7/2024).

Selain dukungan kepada dua pasangan calon kepala daerah, Partai Perindo juga telah mengeluarkan rekomendasi kepada 15 bakal calon kepala daerah yang akan ikut berkontestasi di Pilkada Serentak 2024.

Di antaranya untuk bakal calon Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan, Deliserdang, Labuhan Batu, Karo, Toba, Samosir, Simalungun. 

Kemudian Kabupaten Nias Barat, Kota Tanjung Balai, Padang Sidimpuan, Pematang Siantar, Gunung Sitoli, dan Kota Medan.

"Untuk 15 surat tugas yang lain sudah mulai kita serahkan secara bertahap sejak Rabu, 3 Juli 2024 kemarin," jelas Budianta.

Setelah mendapatkan berkas dukungan dan surat tugas, kata Budianta, para balon kepala daerah diminta untuk melanjutkan komunikasi dengan partai politik lain dalam rangka memenuhi syarat dukungan untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

"Khusus untuk yang baru menerima surat tugas, kita minta untuk melakukan survei popularitas, akseptabilitas dan juga elektabilitas, baik terhadap mereka maupun pasangan yang akan menjadi lawan politik mereka di Pilkada mendatang," tukas Budianta.

TRIBUN-MEDAN.com