Pejabat Daerah Marak Terlibat Korupsi, Aktivis Antikorupsi: Mengkhawatirkan!
Jumat 21 Januari 2022 21:12 WIBJAKARTA -- Aktivis Antikorupsi, Tama S Langkun menilai kasus korupsi di Indonesia lebih banyak terjadi di daerah ketimbang di pusat.
Ia memberi perhatian khusus terhadap hal itu. Sebab, kasus korupsi yang terjadi di daerah cukup mengkhawatirkan.
BACA JUGA: Angka Kerugian Negara Akibat Korupsi Terus Meningkat
Mayoritas kasus yang terjadi di daerah yakni, terkait proyek pengadaan barang dan jasa melibatkan pejabat di Pemerintah Kota serta Pemerintah Kabupaten.
"Korupsi di tingkat daerah terutama pada Pemkab dan Pemkot masih mengkhawatirkan," kata Tama saat menjadi pembicara dalam Webinar Partai Perindo yang bertemakan 'Tantangan Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 2022', Jumat (21/1/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Tama mendorong agar ada optimalisasi dalam eksekusi kasus korupsi secara menyeluruh. Salah satunya, dengan memulihkan kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi: bit.ly/MemberPartaiPerindo
"Kalau sampai uang puluhan triliun bisa diambil lagi, dan dipulihkan, saya rasa ini akan sangat bermanfaat untuk orang banyak, khususnya masyarakat," ujar Tama yang juga anggota Dewan Nasional Konvensi Rakyat Partai Perindo ini.
Okezone


