Daftar Anggota
  • Berita
  • Pemilu Kerap Jadi Lahan Korupsi, Ini Kata Ketua DPP Partai Perindo
Pemilu Kerap Jadi Lahan Korupsi, Ini Kata Ketua DPP Partai Perindo
Ketua DPP Partai Perindo Tama S Langkun saat menghadiri Talkshow KPK Anti-Corruption Summit (ACS) yang bertema 'Mengawal Integritas Pemilu 2024'

Pemilu Kerap Jadi Lahan Korupsi, Ini Kata Ketua DPP Partai Perindo

Jumat 28 Oktober 2022 19:47 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hukum dan HAM, Tama S Langkun menyoroti berbagai kasus korupsi di ranah politik.

Ia melihat kontestasi elektoral atau pemilu memang kerap diwarnai dengan berbagai permasalahan, salah satunya terkait korupsi.

"Saya melihat bahwa kontestasi elektoral kerap diwarnai dengan berbagai macam masalah, salah satunya adalah tindak pidana korupsi," kata Tama saat menghadiri Talkshow KPK Anti-Corruption Summit (ACS) yang bertema 'Mengawal Integritas Pemilu 2024' di Auditorium Lantai 1, Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC), Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Tama mengapresiasi upaya KPK dalam menjaga integritas dunia politik. Salah satunya, dengan menggandeng para akademisi, perguruan tinggi, hingga partai politik untuk menggaungkan nilai-nilai antikorupsi untuk Pemilu 2024.

"Ini yang kemudian juga dibahas oleh Pak Nurul Ghufron (Wakil Ketua KPK) tadi, bahwa kemudian kenapa KPK masuk ke dalam dunia politik yang sebetulnya itu adalah wilayah dari KPU," ucap Tama.

"Karena tentu saja akan ada hubungan yang sangat banyak, sangat erat dengan terjadinya tindak pidana korupsi di Indonesia yang ditangani KPK," imbuhnya.
Menurutnya, ada banyak kasus korupsi yang berkaitan sangat erat dengan persoalan di elektoral.

Di mana, salah satu penyebabnya adalah pembiayaan politik yang tinggi hingga penggalangan dana. Sehingga, tak sedikit kepala daerah yang kemudian melakukan berbagai modus korupsi.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

"Bentuknya beragam, ada mark up anggaran, pemberian izin usaha, jual beli jabatan di daerah hingga suap pemenangan sengketa pilkada pada MK. Selanjutnya, ada beberapa informasi terkait beberapa kepala daerah dari Pak Nurul Ghufron," bebernya.

Okezone