Daftar Anggota
  • Berita
  • Pemprov Harap Rakerwil Partai Perindo se-Sulteng Hasilkan Manfaat Bagi Masyarakat
Pemprov Harap Rakerwil Partai Perindo se-Sulteng Hasilkan Manfaat Bagi Masyarakat
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Rudy Dewanto berharap Rakerwil DPW Partai Perindo Sulteng mampu memberikan kontribusi

Pemprov Harap Rakerwil Partai Perindo se-Sulteng Hasilkan Manfaat Bagi Masyarakat

Sabtu 19 Maret 2022 19:04 WIB

PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) berharap hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Perindo menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Pasalnya potensi sumber daya alam (SDA) di Provinsi Sulteng terkenal cukup bagus dan kaya. Sayangnya, selama ini pengelolaannya kurang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Rudy Dewanto berharap Rakerwil DPW Partai Perindo Sulteng ini bisa menghasilkan sesuatu hasil yang terbaik dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

"Semoga bisa menghasilkan keputusan terbaik yang bukan hanya bermanfaat bagi Partai Perindo dan bermanfaat bagi daerah memasyarakat sebagai konstituen sebagai pemilik suara," ucap Rudy Dewanto, pada Sabtu siang (19/3/2022).

BACA JUGA: Mantapkan Persiapan dalam Rakerwil, Partai Perindo se-Sulteng Siap Hadapi Pemilu 2024

Di hadapan jajaran Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Sekjen, dan pengurus DPP Partai Perindo, Rudy memamerkan bagaimana potensi kekayaan laut dan daratan bumi Sulteng. Di laut misalnya, Sulteng terkenal dengan potensi perikanan dan udang vanamenya yang cukup banyak.

"Bahkan tambang memiliki yang terlengkap di Indonesia dengan delapan jenis tambang yang menjanjikan di antara lain nikel, emas, ada biji besi dan seterusnya," katanya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Sayang potensi tersebut selama ini belum dapat dikelola secara maksimal dan jadi tumpuan masyarakat daerah Sulteng menuju kesejahteraan.

Ironisnya, di tengah potensi kekayaan alamnya, masih ada persoalan - persoalan kemiskinan dan stunting terhadap balita serta anak-anak di Provinsi Sulteng. Hal ini akhirnya mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulteng sendiri.

"Oleh karenanya pemerintah provinsi telah mencanangkan program strategis untuk mengatasi masalah tadi, membangun walaupun tanpa mengandalkan APBD, MoU dengan BRI penyaluran KUR kepada pelaku UMKM. Alhamdulillah telah nampak keberhasilannya," tuturnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

Penurunan angka kemiskinan disebut Rudy, merupakan keberhasilan dari Pemprov Sulteng untuk menurunkan tren angka kemiskinan yang ada.

Hal ini dibuktikan dari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut, ada penurunan sekitar satu persen terhadap angka kemiskinan, yang berbanding dengan adanya kenaikan persentase kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Akhir tahun 2021 data BPS turun satu persen, dari 13 persen, turun ke 12 persen. Laju pertumbuhan ekonomi kita 11,7 persen. Data terbaru BPS beberapa hal angka kemiskinan tadi memang sudah turun," tukasnya.

Okezone