Penanganan Sampah, Perindo Mimika: DLH Harus Didukung Dinas Teknis dan Masyarakat
Selasa 22 Juni 2021 13:31 WIBMIMIKA - Guna menangani masalah persampahan di Kabupaten Mimika, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak bisa bekerja sendiri. DLH harus didukung oleh dinas teknis lainya seperti Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan. Selain itu, dukungan utama juga harus diberikan masyarakat dengan mentaati peraturan untuk pembuangan sampah. Hal itu diungkapkan politisi Partai Perindo, Samuel Bunay saat ditemui Radar Timika, Jumat (18/6) lalu di Kantor DPRD. Dikatakan Samuel sampah sampai kini masih menjadi masalah klasik yang belum bisa ditangani dengan maksimal. Disaat semua pihak sudah menjalin kerja sama, maka Timika diharapkan bisa bersih dari sampah sehingga menjelang event PON XX yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang, kota ini sudah bersih dan rapi dari masalah sampah. Persoalan sampah di Timika sebutnya, terus menjadi hal yang memicu pro dan kontra, sebab sampah terus ada di beberapa sudut kota pada siang hari. Banyak pihak menuding DLH tidak bisa bekerja dengan maksimal untuk mengangkut sampah sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Iwaka. Namun, di lain pihak kata Samuel, masyarakat juga mempunyai andil yang besar karena tidak mentaati Perda pelarangan pembuangan sampah. “Persoalan sampah di Timika ini seperti kita tahu bersama tidak pernah selesai. DLH saya rasa sudah bekerja dengan maksimal, tinggal harus didukung dinas teknis dan tentu di sini peran masyarakat sangat besar, untuk tidak membuang sampah sembarangan dan taat Perda sampah itu,” tegas Samuel. Anggota Komisi C DPRD ini menyebutkan penanganan sampah bisa maksimal dilakukan apabila ada kolaborasi antara dinas teknis. Agar penanganan sampah maksimal, Samuel menyarankan DHK menempatkan petugas kebersihan sampah dan pegawainya dengan dukungan pihak kelurahan untuk ada di setiap kelurahan. Setiap kelurahan harus ada petugas, sehingga tidak ada lagi sampah yang bertumpuk pada siang hari. Politisi Perindo Mimika ini menyebutkan selain petugas kebersihan, fasilitas pendukung pengangkutan sampah juga harus maksimal. Semisa truk maupun motor sampah sebutnya harus dimaksimalkan untuk mengangkut sampah sampai di gang-gang pemukiman masyarakat. “Setiap staf DLH dan didukung pihak kelurahan harus ada di setiap kelurahan untuk tangani masalah sampah karena Timika ini luas maka jangkauanya juga harus diperluas, bukan di beberapa titik saja,” jelasnya. Radartimikaonline


