Peneliti Indikator Politik Sebut Koalisi Parpol Masih Terlalu Dini dan Tak Langgeng Sebelum Pendaftaran Capres
Jumat 24 Juni 2022 17:53 WIBJAKARTA -- Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai koalisi partai politik yang sedang dibangun para elit politik saat ini masih terlalu dini dan diprediksi tidak akan langgeng sebelum pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden di Pemilu 2024.
"Komunikasi antara para elit yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini masih terlalu dini untuk dibilang sudah confirm, sudah pasti langgeng dan akan sampai terus kepada tahapan pendaftaran pasangan calon pada tahun depan (2023)," kata Bawono Kumoro ketika menjadi pembicara di webinar Partai Perindo bertajuk “Pasca Reshuffle Kabinet, Bagaimana Format Koalisi Untuk Capres 2024?” secara hibrid di Jakarta, Jumat (24/6/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungikonvensirakyat.com
Bawono menuturkan koalisi partai politik yang dilihat saat ini memang telah membangun penjajakan dan komunikasi antar-elit politik untuk menentukan siapa capres-cawapres terbaik yang bakal diusung.
Namun, sesuatu hal bisa saja terjadi di tengah persimpangan jalan karena adanya dinamika politik di antara koalisi parpol pengusung capres-cawapres.
"Karena di dalam dinamika politik kita sering terjadi berbagai kejutan, itu termasuk juga bagaimana dinamika elektoral para nama-nama bakal calon presiden," ungkapnya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Menurutnya dinamika elektoral nama-nama capres yang selama ini dimunculkan di berbagai macam lembaga survei sangat menentukan kelanggengan dan komunikasi antar-elit politik yang terjadi selama dekade beberapa bulan terakhir ini.
"Jadi saya pikir masih terlalu pagi untuk koalisi yang selama beberapa bulan terakhir ini benar-benar akan terbentuk nanti."
"Bahwa memang ada proyeksi menuju ke sana dan semakin mengerucut (calon presiden) bisa saja, tetapi tidak bisa dikatakan bahwa koalisi ini akan langgeng sampai pendaftaran calon presiden," tegasnya.
Sindonews


