Pengamat: Konvensi Rakyat Partai Perindo Bisa Diikuti Partai Lain
Jumat 17 Desember 2021 08:39 WIBJAKARTA - Partai Perindo membuka Konvensi Rakyat berbasis digital pada Rabu (25/11/2021) lalu. Konveksi rakyat ini dibuka untuk siapapun yang ingin menjadi calon anggota legislatif.
Terkait hal ini, Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai langkah Konvensi Rakyat yang dilakukan Partai Perindo merupakan langkah yang baik. Terutama untuk menjaga iklim demokrasi di Indonesia.
"Sehingga partai itu bisa mengetahui sebetulnya calon pilihan rakyat, calon yang populer itu siapa yang bisa akhirnya diusung oleh partai," kata Hendri saat dihubungi MNC Portal, Rabu (15/12/2021).
BACA JUGA: Konvensi Rakyat Partai Perindo Tunjukkan Partai Egaliter dan Akan Lahirkan Politikus Andal
Sedikitnya terdapat dua tahapan pra konvensi. Tahap pertama dimulai pada 25 November hingga bulan Mei 2022 dan tahap kedua 1 Juni sampai dengan 16 Agustus 2022.
Ketua Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan ketika kandidat bacaleg lolos pembobotan nilai oleh Dewan Panel, persetujuan DPP, DPW, DPD kemudian tahap E-Voting yang bersifat terbuka, bacaleg wajib mengumpulkan syarat minimal 2.500 bacaleg DPR RI, 1.500 bacaleg DPRD Provinsi, 500 bacaleg DPRD Kabupaten/Kota.
"Inilah menjadi poin yang sangat penting yang perlu diupayakan teknikalitasnya, salam artian bagaimana mekanisme ini dijaring. Sehingga akan berimplikasi terhadap yang dilakukan parpol di 2024 mendatang," katanya belum lama ini.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Sebagaimana diketahui, Konvensi Rakyat ditutup Maret-April 2023. Selanjutnya, dapil dan proses Konvensi Rakyat akan mengikuti ketentuan dan jadwal Pemilu yang ditetapkan penyelenggara Pemilu (KPU dan KPUD).
Okezone


