Pengusaha ini Beberkan Alasan Pilih Gabung Partai Perindo
Kamis 30 Juni 2022 18:34 WIBJAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali menggelar Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Kamis (30/6/2022).
Kali ini, podcast yang ditayangkan di YouTube Partai Perindo itu mengambil tema 'Potensi Caleg Muda Kuasai Parlemen di Pemilu 2024'.
Hadir sebagai narasumber, Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Barat, Dina Masyusin.
Dalam kesempatan tersebut, ia membeberkan alasan mengapa memilih bergabung dengan Partai Perindo di antara banyaknya partai politik (parpol) lain.
Diketahui, Indonesia memiliki banyak parpol yang mempunyai visi dan misi mereka masing-masing. Jumlahnya pun mencapai puluhan parpol.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Namun Dina yang merupakan pengusaha di bidang alat-alat keselamatan kerja menyebutkan, hanya Partai Perindo yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan dirinya.
"Alasan yang paling mendasar adalah adanya kesamaan dalam bagaimana mengentaskan kemiskinan, bagaimana mempersatukan, bagaimana membuat Indonesia sejahtera," kata Dina dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia dikanal YouTube Partai Perindo, Kamis (30/6/2022).
"Itu salah satunya yang menggerakkan saya untuk ikut gabung ke Partai Perindo," tambahnya.
Dengan cita-cita Partai Perindo yang ingin membantu masyarakat menengah ke bawah untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik, ia merasa cocok.
Dengan begitu, dirinya mantap bergabung dengan Partai yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo tersebut.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Terkait profesi dirinya sebagai pengusaha, dengan bergabungnya ke Parpol dalam hal ini Partai Perindo, ia tidak khawatir profesinya akan terbengkalai.
Menurutnya, ia sudah mengatur segala sesuatunya sesuai dengan kebutuhan dua hal tersebut.
"Secara ini kita sudah mengantisipasi, ini pengusaha ini partai politik. Jadi di situ kita antisipasi bagaimana sistem di perusahaan itu tidak bisa digabungkan ke parpol, di situ sudah kita pilah, artinya keduanya harus jalan, keduanya juga harus melesat," ucapnya.
Okezone


