Daftar Anggota
  • Berita
  • Perempuan Perlu Melek Teknologi, Ini Perannya di Era Digitalisasi
Perempuan Perlu Melek Teknologi, Ini Perannya di Era Digitalisasi
Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia

Perempuan Perlu Melek Teknologi, Ini Perannya di Era Digitalisasi

Selasa 07 Juni 2022 18:02 WIB

JAKARTA - Saat ini dunia sudah menghadapi era digitalisasi yang serba mudah dan cepat. Teknologi yang berkembang sedemikian cepat, perlu dimanfaatkan secara positif oleh semua orang, tak terkecuali perempuan. 

Pada Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia kali ini, membahas soal peran perempuan di era digitalisasi. Narasumbernya pun tak main-main dan merupakan sosok perempuan yang berpengaruh di daerahnya, yakni Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly. 

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dia mengatakan, sebagai perempuan yang hidup di era digitalisasi, perlu yang namanya melek teknologi. Baginya, wajib bagi perempuan untuk mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal. “

Perempuan itu harus melek teknologi. Karena kita akan menjadi ibu dari anak-anak kita. Kalau teknologi kita sudah bisa mengikuti, Insya Allah kita bisa melihat apa yang ada di luar rumah kita,” kata Laily Fitriyah seperti dikutip dari kanal YouTube Partai Perindo , Selasa (7/6/2022). 

Penggunaan teknologi yang tepat juga bisa menjadi sarana yang bermanfaat bagi kaum perempuan. Misalnya, media sosial dan internet, di mana selain bisa menjadi tempat untuk mendapatkan informasi, ilmu, dan sebagainya, hal itu juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

“Menurut saya, wajib bagi perempuan buat melek teknologi,” jelas Laily. Dia percaya bahwa penggunaan teknologi yang tepat bisa memberikan dampak positif bagi kaum perempuan itu sendiri. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi terutama internet dan media sosial haruslah bijak. 

“Perempuan itu sebenarnya terlahir cerdas, mau sekolahnya tinggi atau tidak, kita sudah dikodratkan menjadi perempuan itu tangguh. Karena apa, dari rumah saja, ibu itu bisa menjadi ketua kelas, manajer, sekretaris yang baik, dan yang pasti menjadi ibu dan istri yang baik,” tandasnya.

SINDOnews.com