Perindo Alor Tancap Gas, Sebulan Rampungkan DPC dan Mulai Bangun DPRt
ALOR - Konsolidasi Partai Perindo di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat. Sekitar sebulan setelah Robinson Bukang menerima SK sebagai Ketua DPD Partai Perindo Alor, kepengurusan di 18 kecamatan telah rampung. Kini, giliran struktur di tingkat desa dan kelurahan yang dikebut melalui pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
Konsolidasi tersebut menjadi pijakan untuk membangun mesin organisasi yang tidak hanya lengkap secara struktur, tetapi juga aktif bekerja di tengah masyarakat. Bagi Perindo Alor, kekuatan partai tidak cukup ditopang kepengurusan di atas kertas, melainkan harus tumbuh dari keterlibatan kader di setiap wilayah.
"Ini berkat kolaborasi yang erat, kerja keras tanpa lelah dan kontribusi dari setiap hati yang peduli. Seluruh proses kepengurusan akhirnya bisa kita tuntaskan," kata Robinson Bukang, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, penyelesaian struktur di 18 kecamatan bukan garis akhir konsolidasi. Tantangan berikutnya adalah memastikan organisasi hadir hingga tingkat desa dan kelurahan, dengan pengurus yang mampu membangun hubungan langsung dengan masyarakat.
"Langkah ini belumlah usai. Di hadapan kita sudah menanti tugas yang jauh lebih bermakna dan menantang, yaitu pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat desa," tutur Robinson.
Dia meminta proses tersebut tidak berhenti pada pembentukan struktur secara administratif. Setiap kader harus memahami persoalan masyarakat dan memberikan solusi yang bisa dirasakan secara langsung.
"Bagaimana caranya mengambil hati dan hadir di hati masyarakat? Bukan lewat janji-janji muluk, melainkan melalui tindakan nyata yang dimulai dari hal-hal kecil di tengah warga," tegas Robinson.
Prinsip tersebut mulai diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Misalnya menggelar turnamen catur dan membagikan buku bacaan untuk mendorong minat baca anak.
Kegiatan itu menjadi ruang bagi kader untuk berinteraksi dengan warga sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran partai tidak hanya dibangun melalui struktur organisasi. Pembentukan ranting di tingkat desa dan kelurahan pun terus didorong agar komunikasi serta kegiatan bersama masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.
"Kita harus terus satukan tekad, rapatkan barisan dan melangkah bersama. Terus bergerak, bekerja dan berjuang untuk masyarakat Alor yang sejahtera bersama Partai Perindo," ucap Robinson.
Pada Pemilu 2024, Partai Perindo menempatkan dua kader di DPRD Kabupaten Alor, yakni Arifin Sallo dan Lasanus Mapada. Penguatan organisasi hingga DPRt serta aktivitas yang menyentuh masyarakat menjadi bagian dari persiapan Perindo Alor menghadapi Pemilu 2029, sekaligus memperkuat peran partai sebagai kekuatan politik yang pro ekonomi dan mendorong kesejahteraan masyarakat.


