Perindo DIY Serukan Masyarakat Bantu Pemerintah agar Pandemi Lekas Usai
Senin 12 Juli 2021 11:29 WIBYOGYAKARTA - Seiring terus meningkatnya jumlah pasien COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebanyak 1.809 kasus positif pada Sabtu (11/7/2021). Perindo DIY mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan penularan COVID-19 di Kota Gudeg tersebut. Ketua DPW Perindo DIY Yuni Astuti menjelaskan saat ini kondisi penanganan COVID-19 dinilainya sudah darurat, sehingga pemerintah pun mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali. Di tengah kondisi darurat ini, Yuni menyarankan pada pemerintah untuk benar-benar berjuang dan bekerja secara nyata untuk masyarakat. Sehingga pandemi COVID-19 ini bisa segera rampung. Kepada masyarakat, Yuni mengimbau agar mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, jika tak ada keperluan yang mendesak, masyarakat diminta tetap tinggal di rumah saja. "Selalu patuhi protokol kesehatan. Sebaiknya di rumah saja apabila tidak ada keperluan yang mendesak atau urgent. Mari sama-sama kita bantu pemerintah agar pandemi ini lekas usai. Sama-sama kita berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing agar bangsa Indonesia dimudahkan dan bisa melalui kondisi pandemi ini," pesan Yuni, Minggu (11/7/2021). Selain itu, perlu ada langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah di tengah lonjakan kasus COVID-19 dengan melakukan terobosan baru, yaitu menjadikan sekolah-sekolah atau kampus jadi shelter isolasi mandiri. Yuni menyebut pemerintah bisa memanfaatkan bangunan-bangunan sekolah maupun kampus yang saat ini ada untuk shelter isolasi mandiri. "Saat ini, kegiatan belajar mengajar masih daring. Tidak ada salahnya bangunan-bangunan sekolah ini dipakai pemerintah untuk shelter isolasi mandiri," ujar Yuni. "Bangunan sekolah itu relatif baik kualitasnya. Ada ruang-ruangannya jadi gak kayak tenda-tenda darurat. Fasilitas kamar mandinya juga ada," sambung Yuni. Sindonews


