Daftar Anggota
  • Berita
  • Perindo DIY Usulkan Danais Bantu Langsung Warga Terdampak Covid dan Buat Shelter Gratis
Perindo DIY Usulkan Danais Bantu Langsung Warga Terdampak Covid dan Buat Shelter Gratis

Perindo DIY Usulkan Danais Bantu Langsung Warga Terdampak Covid dan Buat Shelter Gratis

Rabu 14 Juli 2021 12:47 WIB

YOGYAKARTA – Kasus positif harian Covid-19 DIY masih terus memecahkan rekor, tercatat mencapai 1.895 Minggu (11/7/2021). Tak hanya rumah sakit yang penuh, shelter isolasi mandiri pun kini berada pada fase kritis dengan kasus aktif yang tercatat 18.636 di seluruh DIY berdasar data Dinas Kesehatan. Warga terpaksa harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mirisnya selama menjalani isolasi mandiri, kondisi warga ini tak terpantau oleh tenaga kesehatan secara intens. Melihat kondisi penanganan Covid-19 di DIY, Perindo DIY melalui Ketua DPW Perindo DIY, Yuni Astuti meminta adanya langkah nyata yang dilakukan pemerintah di tengah lonjakan kasus dengan melakukan terobosan baru yaitu menambah shelter isoman. Yuni menilai saat ini banyak gedung yang bisa dimanfaatkan misalnya sekolah-sekolah atau kampus. “Saat ini kan kegiatan belajar mengajar masih daring. Tidak ada salahnya bangunan-bangunan sekolah ini dipakai pemerintah untuk shelter isolasi mandiri, itu kan relatif baik kualitasnya. Ada ruang-ruangannya jadi gak kayak tenda-tenda darurat. Fasilitas kamar mandinya juga ada,” ungkapnya melalui rilis tertulis, Minggu (11/7/2021). Yuni menjelaskan saat ini kampus yang memiliki shelter isoman cenderung masih eksklusif, terbatas dan bahkan sulit diakses masyarakat luas karena berbayar. Padahal, seharusnya kini saatnya seluruh elemeb bergotong-royong mengingat dampak bukan hanya soal kesehatan saja namun ekonomi. “Kita tahu beberapa kampus sudah membuka shelter, namun sayangnya masih terbatas gratis untuk sivitas akademikanya saja. Untuk masyarakat masih berbayar atau bahkan tidak bisa diakses. Ini cukup disayangkan mengingat seharusnya semua gotong-royong,” tandasnya. Di sisi lain, munculnya Surat dari Kementrian Kesehatan yang memperbolehkan Dana Keistimewaan (Danais) untuk penanganan Covid-19 menjadi sebuah berkah di tengah kesulitan sumber daya yang dialami. Danais diharapkan bisa menjadi sumber pendanaan penambahan shelter juga bantuan langsung untuk masyarakat terdampak. “Tentu Danais ini bisa untuk memperbanyak shelter lengkap dengan asupan warga isoman dan tenaga kesehatan. Selain itu, adanya surat dari Kemenkeu jelas menjadi pintu pembuka DIY memberikan bantuan pada warga terdampak." "Bagaimana pekerja harian yang tak bisa dapat upah, karyawan yang kantornya tutup karena PPKM Darurat dan upahnya dipotong, lalu masyarakat miskin yang berpikir besok makan apa. Ini harus segera diberikan solusi,” pungkasnya. KRJOGJA.com