Perjuangkan Aspirasi dan Kebutuhan Rakyat, Politisi Partai Perindo Inhu Laksanakan Reses di 3 Desa
Senin 21 November 2022 11:31 WIBINHU - Anggota DPRD Kabupaten Inhu dari Partai Perindo Martimbang Simbolon melakukan reses III tahun 2022 dengan menyerap aspirasi masyarakat di tiga Desa yakni di Desa Sungai Akar, Desa Siambul dan di Desa Belimbing.
Kedatangan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II ini disambut antusias oleh perangkat desa, tokoh masyarakat tokoh pemuda dan emak-emak dari tiga desa tersebut, Sabtu (19/11/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Politisi Partai Perindo Inhu tersebut mengatakan pelaksanaan reses dilaksanakan selama tiga hari mulai 16 hingga 18 November 2022 di tiga desa tersebut.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan diperjuangkan kepada Pemerintah Inhu untuk diprioritaskan. Intinya kami selalu siap memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat dapil II Inhu,” kata Ketua Partai Perindo Kabupaten Inhu ini.
Dari hasil reses tersebut, dirinya banyak menerima aspirasi dari masyarakat Desa Sungai Akar seperti tentang SHM melalui program PTSL sejak tahun 2019 sampai hari ini yang belum selesai. Tentu, DPRD akan menindak lanjuti pengaduan masyarakat untuk melakukan pemanggilan terhadap pihak BPN nantinya.
Selain pengaduan dari keluhan masyarakat tentang program PTSL tersebut, warga juga mengusulkan pembangunan boxcover di Dusun Kayu Kawan dan pembangunan peningkatan usaha tani.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Selanjutnya, usulan masyarakat Desa Siambul untuk pembangunan jembatan yang menghubungi tiga Desa yakni Desa Usul, Desa Siambul dan Desa Rantau Langsat yang merupakan urat nadi masyarakat saat ini. Pasalnya jembatan tersebut terisolir dikarenakan akses jalan rusak parah.
Kemudian akses jalan ke Desa Seberida sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Batang Gansal dalam kondisi rusak berat dan berlumpur, sehingga mobil mengalami kesulitas melewati jalan itu. Alhasil masyarakat terpaksa harus melalui jalan alternatif dari jalan perkebunan untuk menuju Desa Siambul.
“Keluhan masyarakat Desa Belimbing hampir sama dengan yang disampaikan masyarakat Siambul yaitu permasalah infrasruktur jalan poros yang dilalui masyarakat menuju Desa Penyaguhan dan akses menuju Desa rusak parah dan berdebu hingga meresahkan masyarakat,” ucap Martimbang.
Pelitariau


